KabarBaik.co, Gresik – Ekosistem industri di Kabupaten Gresik semakin menguat dengan beroperasinya pusat logistik berikat (PLB) baru di Desa Kisik, Kecamatan Bungah. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi barang sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.
PLB yang diresmikan pada Rabu (22/7) itu dikelola PT Fie Min Logistics, anak perusahaan PT Tiga Berlian Mandiri (Tiberman) Group. Perusahaan yang bergerak di bidang impor ban untuk kebutuhan berbagai sektor industri.
CEO Tiberman Group Andy Gunawan menyebut PLB di Gresik merupakan fasilitas kedua yang dimiliki perusahaan setelah Mojokerto. Jika gudang di Mojokerto mampu menampung 150 kontainer ban, kapasitas PLB Gresik mencapai 250 kontainer dalam sekali bongkar.
“Seluruh ban akan kami distribusikan ke seluruh wilayah Indonesia melalui 15 super area yang kami miliki,” katanya saat peresmian PLB dalam rangkaian Tiberman Expo 2026. Super area itu tersebar mulai Sumatera hingga Papua. Selanjutnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sektor tambang, perkebunan, logistik, hingga transportasi.
Pada kesempatan yang sama, Tiberman Group juga mencatatkan dua rekor MURI sekaligus. Yakni ban truk dan alat berat pertama bermotif batik pada dinding ban, serta ban pertama yang memiliki kata kutipan pada telapak ban. “Motif batik pada ban tersebut sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bea dan Cukai Gresik Asep Munandar mengatakan, PLB merupakan instrumen strategis pemerintah untuk menekan biaya logistik melalui berbagai kemudahan kepabeanan. Salah satunya, pelaku usaha dapat menunda pembayaran bea masuk hingga barang keluar dari kawasan PLB, dengan masa penimbunan maksimal tiga tahun.
“Fasilitas ini memberi ruang bagi perusahaan untuk menjaga arus kas sekaligus mempercepat proses distribusi barang,” ujarnya.
Menurut Anas, kemudahan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap dunia usaha karena mampu menjamin ketersediaan barang, memangkas biaya logistik, serta meningkatkan daya saing industri. Bagi sektor pertambangan, misalnya, ketersediaan ban dan suku cadang alat berat yang lebih cepat akan menjaga kelancaran operasional dan produksi.(*)






