KabarBaik.co, Pasuruan – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan terus berkomitmen memperluas jaringan pengawasan partisipatif dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat.
Kali ini Bawaslu Kota Pasuruan menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Demokrasi bersama Organisasi Kawruh Batin Tulis Tanpa Papan Kasunyatan (KBTTPK) Cabang Pasuruan.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KBTTPK Cabang Pasuruan ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPHM).
Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu menjelaskan, bahwa meskipun saat ini berada pada masa non-tahapan (post-election), Bawaslu tetap aktif melakukan pengawasan, khususnya pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan oleh KPU, pengawasan data partai politik melalui aplikasi SIPOL.
“Bawaslu Kota Pasuruan gencar melakukan komunikasi terkait kepemiluan, meskipun saat ini belum adanya tahapan ini sebagai bentuk sosialisasi,” jelas Vita.
Kegiatan silaturahmi ini dengan diskusi yang hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui konsolidasi ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu Kota Pasuruan dan KBTTPK dapat terjalin erat demi mewujudkan pengawasan partisipatif yang kuat dan demokrasi yang berkualitas di Kota Pasuruan.
Ketua Umum KBTTPK Joko Susilo menyampaikan, apresiasi dan terima kasih atas kunjungan jajaran Bawaslu Kota Pasuruan, bahwa saat ini tercatat ada 393 anggota di wilayahnya, sekaligus menyambut baik maksud kedatangan Bawaslu untuk bersinergi.
“Terimakasih Bawaslu bisa koordinasi terkait kepemiluan dan kedepan semakin erat dan bersinergi,” jelasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator Divisi HPPHM, Akhmad Marta Affandi, menerangkan bahwa fokus pengawasan Bawaslu saat ini bertumpu pada pemberian saran perbaikan dan imbauan, dan mengajak seluruh anggota KBTTPK untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian data di lapangan.
“Partisipasi aktif masyarakat dengan menyampaikan laporan resmi atau informasi melalui media sosial Bawaslu akan sangat membantu meningkatkan kualitas data pemilih dan memperkuat demokrasi,” tegasnya.






