KabarBaik.co, Surabaya – Persebaya kembali melanjutkan tradisi merilis jersei khusus pra-musim. Jersei ini nantinya akan dikenakan skuad Bajul Ijo dalam serangkaian uji coba maupun saat berlaga di ajang Piala Presiden 2026.
Lebih dari sekadar perlengkapan pertandingan, jersei ini diciptakan sebagai wujud penghormatan untuk menghidupkan kembali kenangan abadi tentang salah satu pahlawan sejati Persebaya dan Bonek, Eri Irianto.
Bagi jutaan Bonek dan Bonita, nama Eri Irianto bukan sekadar catatan sejarah. Ia adalah lambang kesetiaan yang tak tergoyahkan. Gelandang bertahan yang dikenal dengan permainan tegas, kerja keras tanpa henti, dan dedikasi tinggi itu kini namanya terukir abadi dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Takdir menyatukan namanya selamanya dengan Persebaya pada 3 April 2000. Saat itu, Eri tiba-tiba kolaps di tengah pertandingan Divisi Utama melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November Surabaya. Meski segera mendapat pertolongan medis, nyawanya tak tertolong.
Eri berpulang saat sedang berjuang habis-habisan membela lambang kebanggaan di dadanya. Ia berpulang tepat di masa puncak penampilannya bersama Persebaya pada periode 1998–2000.
Untuk mengenang masa kejayaan tersebut, mitra apparel Persebaya, AZA, menghadirkan jersei pra-musim 2026 dengan nuansa yang persis mengacu pada desain era emas Eri Irianto. Mulai dari karakter visual, perpaduan warna, hingga sentuhan klasik yang menjadi ciri khas Persebaya masa itu dihadirkan kembali.

Meski bernuansa lawas, desain ini tetap disempurnakan dengan material dan konstruksi modern agar tetap nyaman dipakai tanpa mengikis identitas yang membekas kuat di ingatan pendukung.
“Jersei ini bukan sekadar menghadirkan kembali desain lama. Kami ingin menghidupkan kembali memori tentang Eri Irianto, sosok simbol loyalitas dan pengabdian. Kami berharap siapa pun yang memakainya tidak hanya bangga dengan tampilannya, tetapi juga mengingat nilai perjuangan yang diwariskannya,” ujar Senior Manager Brand AZA dan Persebaya Store, Arif Rahman Hakim dalam keterangannya, Kamis (16/7).
Dari sisi kenyamanan, jersei ini tetap mengusung standar kualitas AZA menggunakan bahan ringan yang cocok dipakai sehari-hari maupun saat bersorak di tribun. Dilengkapi teknologi cepat kering (quick dry) dan anti-bau, busana ini tetap mempertahankan siluet klasik yang menjadi sumber inspirasi utamanya.
Sebagai bentuk penghormatan yang lebih mendalam, setiap pembelian jersei ini akan disertai kartu koleksi eksklusif bergambar Eri Irianto. Kartu ini bukan sekadar barang tambahan, melainkan jembatan agar kisah dan semangat Eri tetap hidup, bahkan bagi generasi muda yang belum sempat melihatnya bermain secara langsung.
Hakim menegaskan sejarah sebuah klub tidak hanya dibangun oleh piala dan kemenangan semata, melainkan juga oleh sosok-sosok yang memberikan pengabdian tanpa batas.
“Lewat Persebaya Pra-Musim 2026, kami ingin memberi penghormatan layak bagi seorang legenda sekaligus mengajak generasi muda untuk mengenal sosok yang sangat berharga dalam perjalanan besar Persebaya,” pungkasnya. (*)






