KabarBaik.co – Bencana banjir melanda Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember pada Kamis (28/11) lalu masih menyisakan trauma bagi sebagian warga.
Bahkan sempat terjadi banjir kiriman yang kembali menggenangi permukiman warga telatnya di Dusun Kraton, tepatnya di RT 07 dan RT 08 RW 03, yang berdampak pada 54 KK.
Polsek Tempurejo yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Heri Supadmo bersama Danramil Tempurejo, BPBD Jember, dan perangkat Desa Wonoasri bergerak untuk membantu warga terdampak.
Mereka melakukan evakuasi barang-barang berharga milik warga untuk mengurangi kerugian akibat genangan air.
“Kami mengutamakan keselamatan warga dan memastikan barang-barang berharga dapat diamankan,” ujar Heri saat dikonfirmasi, Selasa (3/12).
Heri menyampaikan, selain memastikan kondisi warga, pihaknya juga memberikan bantuan sosial yang disalurkan kepada warga terdampak.
Tim gabungan memberikan nasi bungkus dan paket sembako untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami terus melakukan patroli di beberapa lokasi rawan bencana dan memastikan kondisi warga tetap terpantau dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan, meski tidak ada korban jiwa namun banjir susulan tetap diwaspadai. Maka Polres Jember juga telah menyiagakan personel tanggap bencana.
“Personel juga sudah kita siagakan untuk membantu BPBD dalam penanganan bencana alam,” ujarnya.
Ia menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Sementara itu, BPBD Jember dan perangkat desa setempat turut melakukan pendataan serta mengoordinasikan langkah lanjutan untuk membantu pemulihan wilayah terdampak.
Hingga saat ini, petugas gabungan tetap siaga di lokasi untuk memastikan keamanan warga serta memantau potensi banjir susulan. (*)






