KabarBaik.co, Jombang – Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, menegaskan komitmennya menjaga netralitas menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Sebagai tuan rumah, Bahrul Ulum memilih memusatkan perhatian pada kesiapan penyelenggaraan dan pelayanan bagi seluruh peserta muktamar tanpa terlibat dalam dinamika dukung-mendukung calon.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan seluruh keluarga besar pesantren telah bersepakat untuk bersikap netral demi menjaga marwah sebagai tuan rumah.
“Kami sejak awal bersepakat fokus menjadi tuan rumah yang baik. Tidak ada kubu-kubuan di lingkungan pesantren. Seluruh keluarga besar Bahrul Ulum diminta menjaga netralitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh muktamirin,” ujar Gus Rozaq, Selasa (21/7).
Menurut dia, sikap tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral pesantren dalam menyambut ribuan peserta, peninjau, tamu undangan, dan warga Nahdliyin dari berbagai daerah, bahkan luar negeri.
Di sisi lain, persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan. Panitia lokal bersama PBNU kini menuntaskan pekerjaan akhir, terutama pengurukan lahan yang akan digunakan sebagai area parkir dan bazar.
“Secara umum persiapan sudah hampir selesai. Yang masih kami tuntaskan adalah pekerjaan akhir untuk area parkir dan bazar agar siap digunakan saat muktamar berlangsung,” katanya.
Gus Rozaq menambahkan, fasilitas utama, termasuk sarana mandi, cuci, kakus (MCK), akses peserta, dan lokasi kegiatan telah dinyatakan siap. Hasil pengecekan bersama tim PBNU menunjukkan kesiapan fasilitas dasar telah mencapai 100 persen.
Ia berharap sinergi antara panitia pusat, panitia lokal, pemerintah daerah, dan masyarakat Jombang dapat mendukung kelancaran Muktamar ke-35 NU.
“Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi Nahdlatul Ulama, masyarakat, serta bangsa Indonesia,” pungkasnya.








