Protes Jalan Rusak, Warga Grompol Nganjuk Tanam Pohon Pisang di Badan Jalan

oleh -126 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 26 at 11.26.03 AM
Warga tanami badan jalan yang rusak parah dengan pohon pisang (Ist)

KabarBaik.co, Nganjuk– Aksi protes dilakukan warga Dusun Grompol, Desa Tanjungtani, Prambon, Nganjuk. Sabtu hingga Minggu (26-27/4) warga secara massal menanam pohon pisang di badan jalan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

“Pajak diminta bayar, kalau telat diuber-uber, bahkan pajak kendaraan bermotor dinaikkan. Tapi jalan dibiarkan rusak parah hampir dua tahun tak kunjung diperbaiki,” ujar Kholil, salah satu warga Grompol, menyuarakan kekecewaannya.

Jalan utama yang menjadi penghubung wilayah Kecamatan Prambon dan Kecamatan Ngronggot ini kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Aspal berlubang cukup dalam, bahkan kerusakan mencapai separuh badan jalan dengan total panjang hampir 1 kilometer.

Saking parahnya, warga memilih menanam pisang di sekitar 700 meter area yang paling rusak sebagai bentuk protes.

“Jalan di desa sebelah masih bagus ditimpuki aspal lagi, sedangkan di Grompol sudah bolong-bolong parah dibiarkan bertahun-tahun, ini ada apa?” tanya Subagio, warga lainnya, dengan nada heran.

Lokasi ini sebenarnya sangat strategis dan padat aktivitas. Di pagi hari dilalui ribuan siswa MTs dan MA Al-Manar, serta malam hari menjadi akses utama bagi santri pondok pesantren.

Kerusakan ini sering memicu kecelakaan karena pengendara motor terpaksa saling berebut jalan yang tersisa.

Meski status jalan ini merupakan jalan Kabupaten, hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan.

Aksi penanaman pisang ini menjadi simbol kerasnya harapan warga agar pemerintah segera turun tangan dan memperhatikan nasib infrastruktur di wilayah mereka. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.