KabarBaik.co, Banyuwangi – Artis sekaligus Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, mengapresiasi tata kelola pemerintahan berbasis digital yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Hal itu disampaikan Raline saat berdiskusi dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (15/6). Selama empat hari berada di Banyuwangi, Raline mengaku tidak hanya menikmati destinasi wisata, tetapi juga mempelajari konsep kepemimpinan dan transformasi digital daerah.
“Saya senang di Banyuwangi. Saya belajar banyak tentang leadership dan bagaimana menjalankan suatu daerah dan mengembangkannya secara organik dengan passion tapi thoughtful, sustainable, dan menggunakan teknologi informasi (TIK),” ujar Raline.
Dalam kunjungannya, Raline melihat langsung sejumlah inovasi digital pemerintahan Banyuwangi melalui Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi. Ia mencoba berbagai layanan berbasis data yang digunakan untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pelayanan masyarakat.
Beberapa sistem yang diperkenalkan di antaranya program UGD Kemiskinan yang mengolah intervensi pengentasan kemiskinan berbasis data kependudukan, serta e-monitoring system untuk memantau pembangunan secara daring.
Raline juga melihat penerapan aplikasi Smart Kampung yang memperluas layanan digital hingga tingkat desa. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik, mulai administrasi kependudukan, perizinan usaha, layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga akses kamera pengawas.
“Keren. Satu aplikasi bisa memangkas birokrasi dan membantu warga mengurus hal apapun. Banyuwangi harus jadi study case untuk daerah-daerah lain,” katanya.
Menurut Raline, keberhasilan transformasi digital Banyuwangi tidak terlepas dari kepemimpinan kepala daerah. Ia menilai kepemimpinan yang kuat mampu mendorong lahirnya berbagai kebijakan inovatif.
“Ini inspirasi buat saya. Bahwa leadership yang kuat bisa mengubah daerah menjadi lebih baik. Seperti kebijakan pendirian hotel yang pro homestay, penguatan layanan publik elektronik, termasuk juga sektor pertanian,” ujarnya.
Selama berada di Banyuwangi pada 12-15 Juni 2026, Raline juga mengikuti sejumlah agenda, mulai dari berbagi inspirasi dalam acara Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2026, mengeksplorasi destinasi wisata, hingga meninjau langsung penerapan digitalisasi layanan publik di Banyuwangi.





