Sangat Sadis! Dipukul Palu, Ditusuk, lalu Digorok, Cara Anak Angkat di Ngronggot Nganjuk Habisi Nyawa Sang Ayah

oleh -63 Dilihat
Polisi menunjukkan barang bukti palu dan senjata tajam yang digunakan pelaku DM untuk mengeksekusi ayah angkatnya dalam konferensi pers di Mapolres Nganjuk
Polisi menunjukkan barang bukti palu dan senjata tajam yang digunakan pelaku DM untuk mengeksekusi ayah angkatnya dalam konferensi pers di Mapolres Nganjuk

KabarBaik.co, Nganjuk – Kasus pembunuhan berencana yang menggemparkan warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polres Nganjuk. Korban Gatot, 53, meregang nyawa secara tragis di tangan anak angkatnya sendiri, DM, 19, yang bekerja sama dengan kekasihnya, NJS, 28.

Dalam konferensi pers di Mapolres Nganjuk pada Kamis (16/7) sore, Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca mengungkapkan bahwa aksi keji ini telah dirancang dengan sangat matang sejak Sabtu (11/7) sebelum akhirnya dieksekusi pada hari Senin berikutnya.

“Sebelum melakukan eksekusi, kedua pelaku sudah merencanakan. Kemudian dari perencanaan itu dilaksanakan hari Senin jam 15.00 WIB,” ungkap AKP Sukaca.

Aksi sadis tersebut diawali dengan pembagian peran yang sistematis untuk melumpuhkan korban. DM bertugas membekap mulut korban dari arah belakang, sementara kekasihnya, NJS, mengadang dari depan guna menjegal korban hingga tersungkur ke tanah sekaligus memegangi kakinya agar korban tidak dapat melakukan perlawanan.

Saat korban sudah terkunci dan tidak berdaya di atas tanah, DM langsung melancarkan serangan bertubi-tubi menggunakan senjata yang telah ia siapkan.

“Kemudian DM yang sudah menyiapkan alat berupa palu memukul kepala korban tiga kali,” ujar AKP Sukaca merinci jalannya eksekusi maut tersebut.

Siksaan tidak berhenti sampai di situ karena DM yang diduga sudah gelap mata terus melanjutkan aksi brutalnya tanpa ampun kepada sang ayah angkat.

AKP Sukaca menambahkan bahwa setelah melayangkan hantaman palu ke kepala korban, pelaku langsung menusuk bagian perut korban.

“Setelah dipukul kemudian DM mengeksekusi korban dengan cara menusuk bagian perut sebanyak satu kali,” sambungnya.

Puncaknya, DM tega menggorok leher korban hingga tewas seketika di tempat kejadian. Berdasarkan pemeriksaan medis, luka robek di leher inilah yang menjadi penyebab utama kematian korban akibat pendarahan hebat yang tidak tertolong.

Pihak kepolisian pun mengonfirmasi detail penyebab kematian tersebut melalui hasil pemeriksaan forensik luar dan dalam yang dilakukan pasca-kejadian.

“Hasil autopsi saya sampaikan bahwa kematian korban disebabkan urat nadi yang terputus di leher,” jelas AKP Sukaca.

Usai memastikan korban tidak lagi bernyawa, kedua pelaku sempat membiarkan jasad korban begitu saja sebelum akhirnya memindahkan dan menguburkannya di area belakang rumah pada pukul 19.00 WIB di hari yang sama.

Saat ini, Polres Nganjuk telah mengamankan barang bukti alat-alat pembunuhan dan masih terus melakukan penyidikan mendalam untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.