KabarBaik.co – Jalan aspal Lapen di Dusun Lengkong Toko, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Jember mulai terjadi kerusakan di beberapa titik. Padahal jalan tersebut baru saja dilakukan perbaikan beberapa bulan lalu.
Berdasarkan informasi, pengaspalan menggunakan Dana Desa (DD) senilai Rp 155.627.520 Tahun Anggaran 2023.
“Mulai ada yang rusak, padahal jarang dilewati kendaraan besar,” ucap salah seorang warga setempat yang tak bersedia namanya disebut, Jumat (6/9).
Ia menduga, pembangunan aspal tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) sehingga mengakibatkan aspal cepat rusak.
“Anggarannya besar. Seharusnya dengan anggaran segitu, aspal lebih awet dan tahan lama. Lah, ini belum nyampek setahun sudah rusak atau berlubang,” katanya.
Selain itu, warga juga mempertanyakan apakah anggaran DD tersebut digunakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek aspal lapen atau tidak.
“Saat proses pengerjaan aspal, tidak ada papan nama juga. Setelah selesai bangun jalan, baru dipasang prasasti di tikungan jalan sebelah barat,” kata warga.
Sementara, Kepala Desa Mrawan, Salim, hingga berita ini ditayangkan, belum menjawab upaya konfirmasi dari awakmedia. (*)






