KabarBaik.co, Mataram – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhamad Riadi didampingi Sekretaris Dinas beserta jajarannya menerima kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, di ruang kerjanya, Selasa (3/2).
Kunjungan kerja tersebut dalam rangka penguatan sektor peternakan, khususnya pengadaan dan pengembangan bibit sapi unggul guna mendukung perekonomian daerah. Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu daerah tujuan karena dikenal sebagai sentra pengembangan sapi unggul di Indonesia.
Dalam pertemuan itu, DPRD Kabupaten Lamandau melakukan koordinasi dan konsultasi untuk mempelajari praktik pengelolaan penangkaran sapi, mekanisme pengadaan bibit berkualitas, serta sistem pengamanan ternak, termasuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sumbawa.
Kunjungan ini dalam rangka penguatan sektor peternakan, khususnya pengadaan dan pengembangan bibit sapi unggul untuk mendukung ekonomi daerah.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti sektor peternakan di berbagai daerah, termasuk potensi interaksi dan kerja sama dengan Provinsi NTB yang berfokus pada pengadaan bibit ternak untuk memenuhi kebutuhan daging kurban serta meningkatkan populasi sapi lokal dan sapi unggul.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat Muhamad Riadi, menyampaikan hasil kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat ini nantinya akan diimplementasikan dalam kebijakan penguatan sektor peternakan di Kabupaten Lamandau. Termasuk di dalamnya inisiatif untuk memastikan kesehatan dan kualitas bibit sapi yang akan didatangkan ke Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah.
“Melalui koordinasi lintas daerah ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam pengembangan peternakan nasional, sekaligus mendorong peningkatan populasi dan kualitas sapi unggul di berbagai wilayah Indonesia,” ungkapnya.(*)








