KabarBaik.co, Nganjuk – Truk muat tabung gas LPG 3 kg dan galon air mineral menyeruduk tiga rumah di Jalan Lurah Surodarmo, Kelurahan Cangkringan, Nganjuk, Jumat (13/3). Kecelakaan terjadi diduga karena sopir truk ngantuk.
“Hasil penyelidikan sementara pemicu kecelakaan, diduga sopir truk mengantuk,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Ipda Putu Darius Pradnyana.
Menurut Putu, truk bernopol AG 8098 VI itu sebelumnya melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang, namun saat sampai di lokasi, laju truk oleng ke arah selatan dan menghantam pagar rumah warga.
Truk yang dikemudikan Sandi Kurniawan, 30, warga Brebek itu membawa dua kernet yaitu Alexander Joni, 27 dan Muh. Habib, 23.
“Semua penumpang tidak mengalami luka-luka dalam insiden tersebut, begitu pula dengan pemilik rumah yang terkena dampak,” jelas Putut.
Sementara itu menurut Joni, peristiwa itu terjadi karena sebuah motor tiba-tiba memotong jalur ke tengah jalan karena menghindari mobil yang sedang parkir di bahu kiri jalan.
“Truk berada tepat di belakang motor itu. Karena mendadak menyeberang ke tengah, sopir kaget lalu spontan membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan,” ungkap Joni.
Manuver mendadak itu membuat truk keluar dari badan jalan dan menabrak target secara beruntun. Urutan pertama, kendaraan tersebut menghantam pohon dan pagar rumah milik Wahyudi, lanjut menghantam teras serta dinding depan rumah Agus Afandi yang mengalami kerusakan paling parah dengan dinding bagian depan yang jebol. Setelah itu, truk kembali menabrak pagar dan teras rumah Slamet.
Akibat benturan keras itu bagian depan truk ringsek. Meskipun membawa muatan berbahaya berupa gas LPG, tidak terjadi kebocoran atau ledakan yang membuat situasi semakin memprihatinkan.
Anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk segera merespons dan datang ke lokasi untuk melakukan pendataan serta penyelidikan mendalam. Truk tersebut dievakuasi sekitar pukul 12.30 WIB dan diamankan di kantor Satlantas Polres Nganjuk untuk proses klarifikasi lebih lanjut. (*)







