THR Tak Lagi Sekadar Konsumtif, Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Sebut Anak Muda Mulai Arahkan ke Usaha

oleh -516 Dilihat
IMG 20260401 WA0040
Dosen Ekonomi Syariah Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Andrean Permadi. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Blitar – Tren penggunaan Tunjangan Hari Raya (THR) di kalangan anak muda mulai mengalami pergeseran. Jika sebelumnya identik dengan konsumsi, kini sebagian generasi muda mulai memanfaatkan THR untuk kegiatan produktif, seperti merintis usaha kecil.

Dosen Ekonomi Syariah Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Andrean Permadi, menilai fenomena tersebut sebagai perkembangan positif. “Ini tentu menggembirakan, karena anak muda mulai sadar bahwa uang tidak hanya untuk dihabiskan, tetapi juga bisa dikembangkan,” ujarnya, Rabu (1/4).

Menurutnya, perubahan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran finansial di kalangan generasi muda. Terutama dalam mengelola pendapatan secara lebih bijak dan berorientasi jangka panjang.

Meski demikian, Andrean mengingatkan bahwa memulai usaha tidak cukup hanya bermodalkan dana. Diperlukan kemampuan membaca peluang pasar serta ketepatan dalam mengambil keputusan. “Memulai usaha itu tidak cukup hanya punya modal, tapi juga harus paham peluang dan risikonya,” jelasnya.

Ia menegaskan, anak muda tidak seharusnya hanya mengikuti tren atau sekadar ingin terlihat memiliki usaha. Tanpa perencanaan dan pemahaman yang matang, usaha yang dijalankan berpotensi tidak bertahan lama.

“Jangan sampai THR habis hanya untuk gaya-gayaan punya bisnis, tapi tidak paham apa yang dijalankan dan tidak melakukan riset pasar,” tegas Andrean. Dia menyarankan agar generasi muda memulai usaha dari skala kecil namun terencana dengan mempertimbangkan minat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.