Tinjau SPMB di SMPN Kota Batu, Kadisdik Tekankan Transparansi dan Kesetaraan Sekolah

oleh -110 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 10 at 9.26.26 AM
Kadisdik Kota Batu, Alfi Nurhidayat di tengah wali siswa memantau langsung proses SPMB di SMP negeri Kita Batu (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batu Alfi Nur Hidayat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMP Negeri 2 Kota Batu. Kunjungan ini, Selasa (9/6), dilakukan untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lancar, transparan, dan sesuai ketentuan.

Alfi menyampaikan bahwa monitoring tidak hanya dilakukan di SMPN 2, tetapi juga di beberapa SMP negeri lainnya di Kota Batu, seperti SMPN 1, SMPN 3, dan SMPN 6. Dari hasil pemantauan tersebut, ia menilai pelaksanaan SPMB di sekolah-sekolah sudah semakin baik dan tertata.

“Kami sudah monitor di beberapa SMP negeri di Kota Batu. Sistemnya semakin baik. Kami juga berdialog dengan wali murid dan siswa terkait pelayanan di sekolah,” ujar Alfi.

Alfi menjelaskan proses pendaftaran dilakukan melalui verifikasi berkas secara langsung di sekolah oleh tim SPMB. Setelah itu, data calon siswa diinput ke dalam sistem aplikasi dengan pendampingan operator sekolah serta diketahui oleh orang tua siswa.

Menurutnya, mekanisme ini dinilai lebih transparan karena seluruh proses dilakukan secara terbuka sejak awal, sehingga meminimalisasi potensi kesalahan maupun ketidaksesuaian data pada tahap akhir seleksi.

“Verifikasi dilakukan langsung bersama orang tua. Jadi semua proses jelas dan transparan, termasuk saat input data ke sistem,” jelasnya.

Alfi juga menegaskan bahwa seluruh SMP negeri di Kota Batu memiliki kualitas yang sama dan tidak ada sekolah yang diistimewakan. Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan seluruh sekolah negeri yang tersedia sesuai domisili masing-masing.

“Semua SMP negeri di Kota Batu bagus, tidak ada yang diistimewakan. Silakan masyarakat memilih sekolah yang ada di wilayahnya,” tegasnya.

Terkait mekanisme penerimaan, Alfi menjelaskan bahwa SPMB 2026 terdiri dari beberapa jalur, yakni afirmasi, domisili, mutasi, dan prestasi. Saat ini, proses yang berjalan adalah jalur prestasi.

Pada jalur tersebut, seleksi dilakukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi sesuai kuota yang ditetapkan masing-masing sekolah. Misalnya, jika kuota SMPN 2 Kota Batu sebanyak 100 siswa, maka siswa dengan nilai terbaik akan diterima hingga kuota terpenuhi.

Sebelumnya, jalur afirmasi dan mutasi telah diselesaikan, dan saat ini tahapan seleksi dilanjutkan pada jalur prestasi sebelum masuk ke tahap berikutnya dalam SPMB 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.