KabarBaik.co, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry akan meningkatkan Dermaga Ponton di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menjadi dermaga movable bridge (MB) dengan kapasitas hingga 50 ton. Peningkatan tersebut dilakukan untuk memperkuat layanan penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk, khususnya bagi kendaraan logistik berukuran besar.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko mengatakan, saat ini proyek peningkatan dermaga tersebut masih dalam proses lelang di tingkat pusat. “Sekarang proses lelang di pusat, mungkin Juli sudah mulai,” kata Arief.
Menurutnya, pekerjaan peningkatan tidak hanya dilakukan pada struktur dermaga, tetapi juga mencakup penguatan akses jembatan menuju dermaga ponton. Setelah ditingkatkan menjadi dermaga MB, kapasitas dermaga akan mencapai 50 ton.
Dengan kapasitas tersebut, lanjut Arief, kendaraan logistik besar, termasuk truk sumbu tiga, dapat dilayani melalui dermaga tersebut. “Target kami pada libur Natal dan Tahun Baru nanti sudah bisa dipakai,” ujarnya.
Selain dermaga ponton, ASDP juga berencana meningkatkan kapasitas Dermaga MB 1, MB 2, dan MB 3 secara bertahap hingga mencapai 50 ton. Saat ini kapasitas MB 1 dan MB 2 masing-masing 30 ton, sedangkan MB 3 berkapasitas 25 ton.
Arief menambahkan, ASDP juga berencana menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Gilimanuk sebagai upaya menyeimbangkan kapasitas layanan penyeberangan di kedua sisi pelabuhan. Namun rencana tersebut masih terkendala keterbatasan lahan.
“Kita juga harus menambah dermaga di Gilimanuk. Masalahnya keterbatasan lahan,” katanya. (*)





