KabarBaik.co, Blitar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar kembali menyiapkan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang menyasar siswa sekolah dasar. Program tahunan tersebut akan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan penjaringan kesehatan peserta didik dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) setelah tahun ajaran baru dimulai.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dissie Laksmonowati Arlini mengatakan, petugas kesehatan akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan imunisasi. Pelaksanaan kegiatan menyesuaikan jadwal masing-masing sekolah.
“Biasanya terintegrasi dengan usaha kesehatan sekolah dan kegiatan penjaringan anak sekolah. Jadi nanti tenaga kesehatan jemput bola ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Menurut Dissie, BIAS merupakan program nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk menjaga kekebalan tubuh anak usia sekolah terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Dalam program tersebut, siswa kelas 1 akan mendapatkan imunisasi campak-rubela (MR) dan difteri tetanus (DT). Sementara siswa kelas 2 memperoleh imunisasi tetanus difteri (Td), sedangkan siswa kelas 5 akan mendapatkan imunisasi Td serta Human Papillomavirus (HPV).
“Anak sekolah yang menjadi sasaran adalah kelas 1, kelas 2, dan kelas 5. Itu sudah ada jadwal dan jenis imunisasinya masing-masing,” jelasnya.
Dissie menegaskan pelaksanaan BIAS tahun ini tidak berkaitan dengan munculnya kasus penyakit tertentu di Kota Blitar. Program tersebut merupakan agenda nasional yang secara rutin dijalankan di seluruh daerah sebagai upaya pencegahan penyakit menular.
“Ini bukan karena ada kasus tertentu. Program imunisasi anak sekolah memang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun,” tegasnya.
Dia berharap seluruh sekolah dan orang tua dapat mendukung pelaksanaan BIAS agar cakupan imunisasi anak tetap tinggi. Dengan demikian, risiko penyebaran penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi dapat ditekan sejak dini.
“Harapannya semua anak yang menjadi sasaran bisa mendapatkan imunisasi sesuai jadwal sehingga perlindungan kesehatannya tetap terjaga,” pungkasnya. (*)






