Tahun Ajaran Baru Sekolah, Warga Surabaya Jual Emas Demi Biaya Pendidikan Anak

oleh -226 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 27 at 10.46.04 AM
Salah satu toko emas yang diserbu warga untuk menjual emas (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Memasuki musim libur sekolah sekaligus tahun ajaran baru, suasana di sejumlah toko emas di Surabaya tampak berbeda. Jika biasanya warga datang untuk membeli perhiasan, kini justru banyak yang mengantre untuk menjual emas yang selama ini disimpan sebagai tabungan.

Meski harga emas Antam sudah turun dari level tertingginya dan kini berada di kisaran Rp 2,6 juta per gram, kondisi tersebut tidak menyurutkan niat masyarakat untuk mencairkan asetnya. Bagi sebagian keluarga, kebutuhan biaya pendidikan jauh lebih mendesak dibanding menunggu harga emas kembali naik.

Pantauan di sejumlah toko emas di kawasan Kalirungkut, Pasar Blauran, hingga Royal Plaza menunjukkan aktivitas penjualan emas meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Mayoritas pengunjung merupakan para ibu yang datang bersama anak maupun anggota keluarganya.

Salah satunya Masrukah, 43, warga Jambangan. Ia mengaku sengaja menyimpan emas sebagai tabungan yang bisa dicairkan sewaktu-waktu ketika keluarga membutuhkan dana.

“Memang dari awal saya membeli emas untuk berjaga-jaga kalau ada kebutuhan mendesak seperti ini. Saat daftar ulang anak bersamaan, emas ini bisa dijual untuk membantu biaya sekolah,” ujarnya saat ditemui di kawasan Kalirungkut.

Cerita serupa disampaikan Ayu Puspita (32), warga Manukan. Menurutnya, menjual perhiasan menjadi pilihan paling aman dibanding harus berutang melalui pinjaman online.

WhatsApp Image 2026 06 27 at 10.46.17 AM

“Kalau pinjaman online kan berat. Untung masih punya emas, jadi bisa membantu biaya daftar ulang anak yang masuk sekolah dasar,” katanya.

Fenomena tersebut dinilai bukan hal baru. Dosen Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Dina Anggraeni, mengatakan emas telah lama menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat karena mudah dicairkan saat kebutuhan mendesak.

“Investasi emas sudah menjadi kebiasaan masyarakat sejak dulu. Emas mudah dijual sehingga sering menjadi penyelamat saat membutuhkan dana cepat, termasuk untuk biaya pendidikan anak,” jelasnya saat dikonfirmasi KabarBaik.co, Sabtu (27/6).

Menurut Dina, kebutuhan pendidikan pada awal tahun ajaran baru, mulai dari daftar ulang, pembelian seragam, hingga perlengkapan sekolah, sering kali datang dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi itu membuat banyak keluarga memilih mencairkan tabungan emas daripada mencari pinjaman.

“Karena itu, menjual perhiasan emas untuk membayar biaya sekolah sudah menjadi fenomena yang cukup sering kita temui di masyarakat,” pungkasnya.

Bagi banyak keluarga, emas bukan sekadar perhiasan atau instrumen investasi. Di momen seperti musim libur sekolah dan menjelang dimulainya tahun ajaran baru, logam mulia itu kembali menunjukkan fungsinya sebagai tabungan darurat yang dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan anak. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.