KabarBaik.co, Nganjuk – Pemkab Nganjuk menyambut hangat kedatangan ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Umsura) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah berjuluk Anjuk Ladang tersebut.
Acara penerimaan yang berlangsung di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk ini, dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Wakil Rektor I Umsura Muhammad Anas.
“Selamat datang di Bumi Anjuk Ladang, Tanah Kemenangan. Barang siapa menginjakkan kaki di bumi ini, insyaallah sukses dunia dan akhirat. Karena itu, saya ingin adik-adik mahasiswa memiliki mental petarung, mental juara, mental sukses, dan jangan pernah menjadi mahasiswa yang tidak percaya diri,” pesan Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk, Selasa (7/7).
Sebanyak enam desa menjadi lokasi pengabdian mahasiswa, yakni Desa Karangsemi, Mojoseto, dan Pandean di Kecamatan Gondang, serta Desa Sumengko, Kedungsuko, dan Bagor Wetan di Kecamatan Sukomoro.
Selama menjalankan KKN, para mahasiswa diharapkan tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga mampu membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.
“KKN bukan hanya menjalankan program, tetapi belajar hidup bersama masyarakat. Tinggallah bersama warga, rasakan bagaimana kehidupan desa, belajar bersyukur, berbagi ilmu, dan memahami bagaimana masyarakat bekerja keras membangun kehidupan mereka. Pengalaman seperti ini tidak akan diperoleh di dalam ruang kuliah,” ujarnya.
Bupati juga memperkenalkan berbagai potensi unggulan Nganjuk yang saat ini terus dikembangkan melalui sejumlah program strategis daerah.
“Di Nganjuk kami sedang membangun konsep petani pengusaha, bukan lagi petani pekerja. Anak-anak muda mulai tertarik kembali ke sektor pertanian karena didukung teknologi modern seperti drone untuk penyemprotan pupuk maupun pestisida, serta sistem sprinkler yang bisa dikendalikan melalui smartphone,” jelasnya.
Selain sektor pertanian, Kang Marhaen juga mengenalkan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) yang dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi, ruang publik, dan kawasan kreatif masyarakat.
Kawasan tersebut diharapkan menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat maupun mahasiswa untuk berdiskusi, berkreasi, dan mengembangkan berbagai inovasi.
“Kami ingin pertanian maju, ekonomi tumbuh, industri berkembang. Semua itu dilakukan agar kesejahteraan masyarakat meningkat dan generasi muda memiliki lebih banyak pilihan untuk berkarya di daerahnya sendiri,” ungkapnya.
Kang Marhaen juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa selama menjalankan KKN di Kabupaten Nganjuk.
Ia mempersilakan mahasiswa berdiskusi, menyampaikan ide, maupun memberikan masukan yang dapat mendukung pembangunan daerah.
“Saya membuka pintu selebar-lebarnya apabila adik-adik ingin berdiskusi atau menyampaikan gagasan selama berada di Nganjuk. Semoga kehadiran mahasiswa Umsura membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter dan kepemimpinan di masa depan,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan KKN ini, Pemkab Nganjuk berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta percepatan pembangunan desa berbasis potensi lokal. (*)






