Cegah Kejahatan dan Penipuan Digital, Telkomsel Kenalkan Siscamling Berbasis AI

oleh -402 Dilihat
IMG 20251217 WA0019
Siscamling merupakan kepanjangan dari 'Sistem Cegah Scam Keliling'.

KabarBaik.co – Telkomsel kembali menghadirkan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikenalkan dengan nama Siscamling dalam rangkaian acara pembukaan AI Innovation Hub di ITB Bandung. Siscamling merupakan kepanjangan dari ‘Sistem Cegah Scam Keliling’.

Sesuai dengan namanya, Siscamling itu disediakan Telkomsel untuk melindungi pelanggan dari penipuan digital. Inovasi itu langsung diperkenalkan oleh Direktur Utama Telkomsel, Nugroho yang juga alumni dari Institut Teknologi Bandung, kemarin Selasa (16/12).

Nugroho mengatakan bahwa Telkomsel telah mengadopsi AI di berbagai lini, mulai dari jaringan hingga untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan. Terbaru, AI dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan kepada pengguna dari serangan siber.

“Terbukti ada uplift dari sisi profitnya di area-area yang disentuh oleh AI ini sampai dengan high single digit dan banyak lagi di area customer service yang kita sudah implementasi AI. Baru kemudian kita coba kembangkan lagi keluar dan akan lebih masif lagi, salah satunya kita pakai untuk anti-scamming. Jadi, Insya Allah punya kita lebih baik dari yang sudah ada,” tutur Nugroho.

Siscamling merupakan layanan proteksi tanpa biaya dan tanpa instalasi yang secara real-time mendeteksi, memblokir, dan memberi peringatan terhadap panggilan serta SMS mencurigakan.

Berikut Cara kerja Siscamling Telkomsel:

Deteksi proaktif adaptif: Model AI dilatih berkelanjutan dengan mahadata telko anonim, validasi lintas unit internal, integrasi mahadata global, dan analisis riwayat panggilan, memungkinkan identifikasi pola penipuan yang terus berevolusi.

Proteksi jaringan: Pencegahan dilakukan di tingkat jaringan, sehingga perlindungan aktif otomatis tanpa perlu aplikasi tambahan.

Peringatan kontekstual: Memberikan notifikasi risiko pada panggilan/SMS yang terindikasi scam atau spam, agar pelanggan dapat mengambil keputusan aman.

Kepatuhan & privasi: Dirancang dengan prinsip privacy-by-design, mematuhi standar perlindungan data pelanggan dan regulasi yang berlaku.

Kontrol pelanggan: Pengaturan preferensi dan ringkasan aktivitas perlindungan dapat dikelola melalui mini-app Siscamling di aplikasi MyTelkomsel.

Edukasi dan pelaporan: Menyediakan materi edukasi modus terkini dan kanal pelaporan untuk membantu perbaikan model secara berkelanjutan.

“Dengan Siscamling, kami ingin menghadirkan rasa aman yang nyata agar pelanggan tetap produktif dan fokus pada aktivitas digitalnya,” tutup Nugroho.

Siscamling aktif bertahap mulai 15 Desember 2025 untuk pelanggan Simpati dan Telkomsel Halo, ditargetkan menjangkau seluruh pelanggan pada awal 2026

Kehadiran Siscamling dari Telkomsel ini menjadi penantang baru terkait solusi proteksi pelanggan dari scam. Seperti yang diketahui, sebelumnya, Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan Satspam yang jadi andalan untuk memberikan perlindungan kepada pelanggan. Sama seperti Siscamling, Satspam juga menggunakan teknologi AI.

Menurut laporan Indonesia Anti-Scam Center (IASC), rata-rata laporan scam yang terjadi di Tanah Air bisa mencapai 700-800 aduan setiap harinya. Angka tersebut merupakan yang tertinggi jika dibandingkan Singapura, Hong Kong, maupun Malaysia.

Sejak beroperasi, IASC telah menerima 225 ribu laporan masyarakat, memblokir 71 ribu rekening terkait aktivitas ilegal, menyelamatkan dana publik sebesar Rp 349,3 miliar, dan mencegah potensi kerugian hingga Rp 4,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: R. Hari
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.