KabarBaik.co – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek melakukan evaluasi terhadap seluruh wahana wisata seusai adanya korban meninggal dunia pascabermain banana boat.
Kadisparbud Trenggalek, Sunyoto menerangkan bahwa pihaknya menekankan evaluasi tersebut supaya para pengelola wisata memaksimalkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang maksimal.
“Sudah kami evaluasi kemarin. Intinya kami ingin menekankan pariwisata yang aman dan nyaman sehingga seluruh komponen yang berada di destinasi wisata memaksimalkannya,” kata Sunyoto, Rabu (10/7).
Dijelaskan Sunyoto, pihaknya tidak hanya mengundang pengelola banana boat saja. Tapi semua pengelola destinasi wisata yang utamanya destinasi yang dikelola oleh Disparbud Trenggalek.
“Kami undang pula life guard untuk memastikan keamanan para wisatawan yang berkunjung ke Trenggalek,” ujarnya.
Penekanan soal skrining, lanjut Sunyoto, juga menjadi fokus Disparbud Trenggalek. “SOP akan kita lebih sempurnakan, karena yang paling penting lagi adalah kepekaan para pengelola wisata khususnya dalam melakukan skrining wisatawan untuk memilih wahana yang sesuai,” jelasnya.
Menurut Sunyoto, saat ini wahana banana boat yang sempat dihentikan sementara imbas adanya wisatawan yang meninggal dunia, kini telah kembali beroperasi. (*)






