KabarBaik.co, Malang – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) terus mempercepat pembangunan drainase di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen. Proyek peningkatan sistem drainase di koridor Jalan Raya Kepanjen-Pagak itu ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen. Lokasi pekerjaan berada di sisi timur Jalan Raya Kepanjen-Pagak, tepatnya di sebelah selatan perlintasan kereta api dekat Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang.
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, proyek drainase di Panggungrejo merupakan salah satu dari dua rehabilitasi saluran yang sedang dikerjakan di ruas Kepanjen-Pagak. Menurutnya, pekerjaan di lokasi tersebut baru dimulai sekitar dua pekan lalu sehingga progresnya masih berada pada tahap awal.
“Berbeda dengan titik di Kelurahan Cepokomulyo yang hampir selesai, pengerjaan di Panggungrejo baru dimulai sekitar dua pekan lalu dan masih terus dikebut,” ujarnya, Senin (6/7).
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan DPUBM Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari menjelaskan, proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender. Pekerjaan pemasangan saluran U-Ditch di beberapa titik telah rampung dan kini dilanjutkan dengan penataan berem.
Selain itu, sejak akhir pekan lalu kontraktor juga mulai melakukan galian pada segmen sebelah selatan sebagai persiapan tahap pekerjaan berikutnya. “Pemasangan U-Ditch beberapa spot telah selesai dilaksanakan dan saat ini dilanjutkan dengan pekerjaan penataan berem. Selain itu, sejak hari Sabtu lalu telah dimulai pekerjaan galian pada segmen sebelah selatan sebagai persiapan pekerjaan drainase tahap berikutnya,” jelas Anita.
Dalam pelaksanaannya, proyek drainase di Panggungrejo menggunakan dua jenis konstruksi. Pada segmen pertama dipasang saluran beton bertulang atau reinforced concrete pipe (RCP) berukuran 100×100 sentimeter sepanjang sekitar 260 meter. Sedangkan pada segmen lainnya digunakan saluran U-Ditch berukuran 60×80 sentimeter dengan panjang sekitar 100 meter.
Menurut Anita, pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kapasitas dan fungsi saluran air di sepanjang Jalan Kepanjen-Pagak. Koridor jalan itu sebelumnya juga telah mendapatkan penanganan melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Di sisi lain, proyek rehabilitasi drainase di Kelurahan Cepokomulyo menunjukkan progres yang lebih cepat. Hingga kini pekerjaan telah mencapai sekitar 80 persen setelah dimulai sejak pekan kedua Mei 2026.
Pada lokasi tersebut dilakukan pemasangan saluran RCP berukuran 80×80 sentimeter sepanjang 134 meter ke arah selatan. Pekerjaan juga dilengkapi pembangunan trotoar serta ampyang di bagian atas saluran. “Progres fisik saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Kegiatan yang sedang dilaksanakan meliputi pemasangan kerb dan pengecoran bagian atas RCP sebagai bagian dari pekerjaan trotoar,” pungkas Anita.
DPUBM optimistis percepatan pekerjaan di Panggungrejo dapat berjalan sesuai jadwal sehingga proyek drainase tersebut selesai pada Desember 2026. Keberadaan saluran baru diharapkan mampu meningkatkan kelancaran aliran air sekaligus meminimalkan potensi genangan di sepanjang koridor Jalan Raya Kepanjen-Pagak. (*)






