KabarBaik.co, Surabaya – Kabar membanggakan kembali hadir dari Kota Pahlawan. Ghifari Denok Prameswari, pelajar berusia 13 tahun asal Surabaya, berhasil meraih gelar Juara Puteri Kebaya Indonesia 2026 pada ajang pemilihan nasional yang berlangsung di Sleman, Yogyakarta, awal Juli 2026.
Capaian gemilang ini mendapat apresiasi tinggi dari Anggota Komisi C DPRD Surabaya sekaligus Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya, Siti Mariyam. Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar trofi, melainkan bukti nyata bahwa pembinaan karakter lewat Pramuka melahirkan generasi yang berprestasi, tangguh, dan cinta budaya.
“Alhamdulillah, Denok yang masih 13 tahun sudah mengharumkan nama Surabaya dengan menjaga budaya lewat ajang ini. Luar biasa sekali,” ujar Siti saat ditemui di Gedung DPRD Surabaya, Selasa (21/7).
Ia menuturkan Denok sendiri mengakui bekal ilmu dan mental yang didapat selama aktif di Pramuka menjadi kunci keberhasilannya. Pendidikan kepramukaan telah membentuk kedisiplinan, kemandirian, dan ketahanan mental yang sangat dibutuhkan di panggung kompetisi.
“Dia bilang sukses ini juga berkat pengalaman di Pramuka. Artinya, pendidikan karakter yang kami tanamkan benar-benar terasa manfaatnya,” tambahnya.
Siti menyoroti latar belakang keluarga Denok yang sederhana, namun tidak menyurutkan semangat meraih mimpi. “Keluarganya sederhana, tapi anaknya juara nasional. Ini bukti ekonomi bukan penghalang kalau ada kemauan dan dukungan yang tepat,” ucapnya.
Kini Denok berpeluang membawa nama Indonesia ke ajang internasional di Malaysia. Namun, segala persiapan dan biaya sejauh ini ditanggung mandiri. Siti berharap Pemkot Surabaya hadir memberikan dukungan agar prestasi ini tidak terhenti hanya karena masalah pendanaan.
“Sangat disayangkan kalau capaian sebesar ini berhenti di tengah jalan. Di Malaysia nanti dia bukan hanya membawa nama pribadi, tapi juga Surabaya dan Indonesia. Kami harap pemerintah serta dinas terkait turut mendukungnya,” tegasnya.
Siti menegaskan Pramuka tetap relevan dan melahirkan banyak orang sukses, mulai dari perwira TNI AL, profesional, hingga pemimpin daerah. Ia berharap prestasi Denok memotivasi lebih banyak anak muda untuk aktif bergerak di Pramuka.
“Pramuka bukan sekadar ekstrakurikuler, tapi tempat menempa karakter, moral, dan kepemimpinan demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)






