KabarBaik.co, Batu – Pemkot Batu mematangkan rencana revitalisasi Gedung Olahraga (GOR) Ganesha menjadi mal UMKM yang terintegrasi dengan kawasan Alun-alun Kota Batu. Proyek tersebut disiapkan sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus etalase produk unggulan daerah untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Batu, Bangun Yulianto, mengatakan revitalisasi GOR Ganesha merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan aset milik pemerintah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, keberadaan GOR Ganesha yang berada di pusat keramaian menjadi potensi besar untuk mengembangkan wisata belanja berbasis produk lokal. Selama ini kawasan Alun-Alun selalu dipadati wisatawan, namun potensi ekonomi dari sektor UMKM dinilai belum terwadahi secara terpadu.
“Kawasan Alun-Alun merupakan pusat keramaian. Jika ditata dengan baik, kawasan ini bukan hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata ekonomi rakyat yang menarik wisatawan untuk membeli produk-produk lokal,” ujar Bangun, Jumat (24/7).
Ia menjelaskan konsep revitalisasi tersebut tidak hanya menghadirkan ruang jual beli, tetapi juga menjadikan GOR Ganesha sebagai pusat promosi produk unggulan Kota Batu. Berbagai komoditas lokal seperti kuliner khas, kerajinan tangan, hingga hasil olahan pertanian dan hortikultura akan dipasarkan dalam satu kawasan yang representatif.
“Nanti diharapkan di sana tidak hanya sekadar jadi tempat jual beli, tapi jadi destinasi wisata ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Bangun menambahkan penataan kawasan ini diharapkan mampu menciptakan aktivitas UMKM yang lebih tertib dan terpusat. Selain meningkatkan pendapatan para pelaku usaha, keberadaan mal UMKM juga diharapkan memberi dampak positif terhadap penerimaan PAD Kota Batu.
“Produk kuliner, kerajinan, hingga hasil olahan pertanian akan memiliki ruang promosi yang lebih representatif sehingga mampu menarik minat wisatawan,” tegasnya.
Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkot Batu masih menyusun konsep akhir beserta kebutuhan anggarannya. Nilai investasi diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah, bergantung pada desain serta fasilitas yang nantinya akan dibangun.
Revitalisasi GOR Ganesha diharapkan menjadi episentrum baru ekonomi kerakyatan di Kota Batu. Selain mengoptimalkan aset pemerintah, proyek ini juga ditargetkan mampu memperkuat ekosistem UMKM, meningkatkan kunjungan wisata belanja, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (*)








