Harga Jagung Pakan Naik, Peternak di Blitar Mulai Hitung Ulang Biaya Produksi

oleh -303 Dilihat
IMG 20260701 WA0064
Jagung. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Harga jagung pakan di Kota Blitar mengalami kenaikan pada pekan ini. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar mencatat harga jagung pakan naik dari kisaran Rp 6.200–Rp 6.300 per kilogram menjadi Rp 6.500 per kilogram.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Blitar, Jeti Novita Harijanti mengatakan, kenaikan tersebut dipicu ketidakseimbangan antara produksi dan kebutuhan jagung di pasaran. Permintaan yang tinggi belum diimbangi pasokan yang cukup sehingga mendorong harga bergerak naik.

“Untuk harga jagung pakan saat ini mencapai Rp 6.500 per kilogram. Sebelumnya berada di kisaran Rp 6.200 sampai Rp 6.300 per kilogram,” ujarnya.

Menurut Jeti, kenaikan harga mulai berlaku sejak pekan ini dan terjadi secara bertahap. Kondisi tersebut telah disampaikan kepada para peternak agar mereka dapat mengantisipasi dampaknya terhadap biaya produksi.

Ia menjelaskan, jagung masih menjadi salah satu komponen utama pakan ternak, khususnya unggas. Karena itu, setiap kenaikan harga jagung akan berpengaruh terhadap pengeluaran peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan harian.

“Produksi jagung saat ini tidak sebanding dengan permintaan di pasar. Itu yang menyebabkan harga mengalami kenaikan,” katanya.

DKPP Kota Blitar terus melakukan pemantauan perkembangan harga pakan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui dampak kenaikan harga terhadap sektor peternakan sekaligus mengantisipasi kemungkinan kenaikan lanjutan.

“Kami terus memonitor perkembangan harga pakan agar dampaknya terhadap peternak bisa diminimalkan,” pungkasnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.