KabarBaik.co, Jombang – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jombang menggandeng Polres Jombang untuk memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja. Komitmen itu mengemuka dalam audiensi yang digelar di Mapolres Jombang.
Ketua DPD KNPI Jombang Rohmadi mengatakan persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Tak hanya tawuran dan balap liar, tetapi juga penyalahgunaan narkoba, judi online, perundungan, penyalahgunaan media sosial hingga rendahnya kepedulian sosial.
“Keamanan tidak cukup dibangun melalui penegakan hukum saja, tetapi juga pembinaan karakter dan pemberdayaan pemuda. Pemuda harus menjadi pelopor keamanan, bukan pelaku kenakalan,” kata Rohmadi, Rabu (22/7).
Dalam pertemuan itu, KNPI menawarkan sejumlah program kolaborasi dengan Polres Jombang, di antaranya KNPI Go to School yang disinergikan dengan Police Goes to School untuk memberikan edukasi hukum, pencegahan narkoba, dan kampanye anti-bullying di sekolah.
Selain itu, KNPI juga mengusulkan program KNPI Go to Pesantren, KNPI Sports Month, pelatihan kepemimpinan pemuda, hingga kegiatan sosial KNPI Peduli Sesama yang menyasar masyarakat hingga tingkat desa.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
“Kami mengapresiasi inisiatif KNPI Jombang. Polres siap bersinergi dalam berbagai program pembinaan pemuda, baik di sekolah, pesantren maupun lingkungan masyarakat,” ujar Ardi.
Ia menegaskan pendekatan preventif melalui edukasi dan pembinaan lebih efektif dibanding hanya mengedepankan penindakan hukum.
“Prinsip kami, mencegah lebih baik daripada menindak. Kami siap mendukung kegiatan yang membangun karakter, meningkatkan kesadaran hukum, serta menciptakan generasi muda yang produktif dan berintegritas,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, KNPI dan Polres Jombang berharap angka kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan pelanggaran hukum yang melibatkan anak muda dapat ditekan, sekaligus membuka lebih banyak ruang kreativitas bagi generasi muda di Jombang.






