KabarBaik.co – Setelah 18 kelurahan se-Kota Mojokerto, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) proaktif lakukan aksi jemput bola ke sekolah-sekolah perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) dan percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro mengatakan, aksi proaktif perekaman KTP el ke sekolah-sekolah bertujuan agar pemilih potensial di Kota Mojokerto bisa segera masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang dilaksanakan 27 November nanti.
“IKD sebagai bagian dalam digitalisasi dalam pemerintahan. Harapannya semakin banyak yang memanfaatkan IKD, pelayanan akan dominan paperless,” ungkap Mas Pj di kantornya Selasa (30/7).
Mas Pj mengajak secara proaktif kepada masyarakat Kota Mojokerto yang hendak mengaktivasi IKD untuk datang ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada di Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto. Dengan IKD diharapkan akan mempercepat proses verifikasi identitas untuk kepentingan segala macam pengurusan administrasi di Kota Mojokerto
“Selain itu, juga mencegah kehilangan atau pencurian identitas karena data tersimpan secara elektronik dan dilindungi dengan fitur keamanan yang canggih,” tegas sosok yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur ini.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Dispendukcapil Kota Mojokerto, Dian Mujiarti menyampaikan, per akhir semester 2 tahun 2023 terdapat 3.887 warga Kota Mojokerto belum melakukan perekaman KTP el padahal sudah berusia 17 tahun.
“Selain menggencarkan aktivasi IKD di sekolah, kami juga melakukan perekaman biometric untuk KTP bagi para calon pemilih pemula, bulan Juli ini yang sudah terjadwal ada enam sekolah,” katanya.
Enam sekolah tersebut yaitu SMAN 1, SMAN 3, SMKN 2 Kota Mojokerto, SMA Katholik, SMK PGRI Kota Mojokerto dan SMK Taman Siswa. Perekaman KTP el bagi calon pemilih pemula dapat dilakukan bagi siswa yang pada tanggal 27 November 2024 genap berusia 17 tahun.
“Anak-anak Kota Mojokerto yang berusia 16 tahun lebih 8 bulan bisa direkam biometriknya sehingga pada saat Pilkada nanti sudah berusia 17 tahun tinggal mengajukan cetak KTP el,” tandasnya. (*)






