Nahas Tukang Tambal Ban di Blitar Tewas Terkena Ledakan Kompresor

oleh -135 Dilihat
53c31f3e 9292 47b6 9225 b0bc03be645b
Korban sebelum dievakuasi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Seorang tukang tambal ban di Blitar mengalami nasib nahas. Ia tewas setelah kompresor yang dioperasikannya meledak.

Korban adalah Suwandi, 48, warga Dusun Siraman, Kesamben, Kabupaten Blitar. Peristiwa tragis itu terjadi pagi hari, Kamis (6/11) sekitar pukul 08.15 WIB.

Sebelumnya, korban diketahui menyalakan mesin diesel untuk mengisi kompresor di teras rumahnya.

Sekitar 15 menit kemudian, ledakan keras terdengar hingga ke rumah-rumah warga sekitar. Sang istri, Sri Wahyuni, yang mendengar suara itu langsung berlari keluar dan mendapati suaminya sudah tergeletak tak bernyawa.

Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi ledakan kompresor di wilayah Desa Siraman. Korban meninggal dunia di tempat akibat luka serius di bagian kepala dan dada,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, tubuh korban terpental sejauh hampir tujuh meter akibat ledakan. Kompresor dengan panjang sekitar 140 sentimeter dan diameter 75 sentimeter pecah, sementara mesin diesel terpental hingga 7,6 meter ke arah utara. Kanopi depan rumah juga rusak berat.

“Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan visum luar. Dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga, mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan kecelakaan kerja,” tambah Putut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan bertekanan tinggi seperti kompresor, agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.