Ngaku Jadi Korban Begal Ternyata Motor Digadaikan

oleh -128 Dilihat
Pelaku saat melakukan konfirmasi
Pelaku saat memberikan klarifikasi

KabarBaik.co, Pasuruan – Kabar dugaan aksi pembegalan yang sempat menggegerkan warga Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan sempat viral di media sosial akhirnya terungkap. Peristiwa yang sebelumnya dilaporkan terjadi di Desa Sambisirah Kecamatan Wonorejo dipastikan tidak pernah terjadi alias hoaks.

Fakta ini terungkap setelah Nur Kholik, 34, warga Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok mengakui bahwa cerita tersebut merupakan karangan belaka. Ia mengakui telah menyebarkan informasi bohong bahwa dirinya menjadi korban begal pada Minggu (14/6) sekira pukul 02.00 WIB di Jalan Raya Pasuruan-Purwosari.

Ia bahkan telah membuat surat pernyataan tertulis di hadapan kepala desa pada Selasa (16/6). Dalam surat pernyataan tersebut Nur Kholik mengaku menyembunyikan fakta bahwa sepeda motor dan telepon genggamnya sebenarnya tidak hilang dirampas begal, melainkan digadaikan kepada rekannya senilai Rp 2,5 juta untuk masa sewa satu bulan.

Atas kegaduhan yang ditimbulkan, Nur Kholik secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Polsek Wonorejo, Polres Pasuruan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang sempat resah akibat informasi palsu tersebut.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya surat pernyataan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas memastikan tidak ada unsur tindak pidana pembegalan di lokasi yang disebutkan.

“Setelah dilakukan klarifikasi, yang bersangkutan mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut tidak benar. Kendaraan dan telepon genggam yang sebelumnya diklaim hilang akibat begal ternyata digadaikan sendiri. Jadi, dapat dipastikan tidak ada peristiwa pembegalan,” tegas Joko Suseno.

Terkait insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi dan tidak mudah percaya pada berita yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang menyangkut tindak kriminalitas.

“Jika benar menjadi korban tindak kejahatan, segera laporkan kepada kepolisian agar ditangani sesuai prosedur. Jangan menyampaikan informasi yang tidak sesuai fakta karena dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu situasi kamtibmas,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.