Pemkab Lamongan Andalkan Strategi Hulu-Hilir untuk Tekan Masalah Sampah

oleh -117 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan arahan pengelolaan sampah.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan arahan pengelolaan sampah.

KabarBaik.co, Lamongan – Pemkab Lamongan tancap gas menangani persoalan sampah. Tak lagi setengah-setengah, pemerintah daerah ini mengusung strategi komprehensif dan terintegrasi dari hulu hingga hilir sebagai jurus utama mengatasi lonjakan volume sampah.

Langkah tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kamis (16/4) di Gedung Pemkab Lamongan. Ia menekankan bahwa penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh elemen dalam satu sistem terpadu.

“Penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh dari sumbernya. Tidak hanya di hilir, tetapi juga di hulu melalui perubahan perilaku masyarakat,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Dengan produksi sampah yang mencapai sekitar 550 ton per hari, Pemkab Lamongan menyiapkan sejumlah jurus konkret. Mulai dari optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), penguatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk menekan beban lingkungan.

Fokus utama diarahkan pada penguatan TPS3R di tingkat desa sebagai garda terdepan. Melalui sistem ini, sampah dipilah sejak dari sumbernya, sehingga tidak hanya mengurangi timbunan di TPA, tetapi juga membuka peluang ekonomi lewat bank sampah dan konsep ekonomi sirkular.

Tak berhenti di aspek teknis, Pemkab Lamongan juga menggenjot perubahan perilaku masyarakat. Edukasi terus digencarkan, mulai dari pengurangan penggunaan plastik, pemilahan sampah rumah tangga, hingga pemanfaatan komposter.

Di sisi lain, langkah modern turut ditempuh dengan keterlibatan dalam proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Surabaya Raya. Program ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi sampah agar memiliki nilai tambah sebagai energi alternatif ramah lingkungan.

Bagi Pemkab Lamongan, kunci keberhasilan terletak pada kolaborasi. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan terus diperkuat agar target pengurangan dan penanganan sampah bisa tercapai.

“Dengan kolaborasi yang kuat dan strategi yang terintegrasi, kami optimis persoalan sampah di Lamongan dapat teratasi secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.