KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang merencanakan pelaksanaan vaksinasi hewan ternak sapi yang terdampak kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada awal 2025 ini. Sebab, hingga kini Pemkab Malang mencatat sebanyak 616 ekor sapi terjangkit virus PMK.
Ratusan sapi tersebut tersebar di beberapa kecamatan. Kendati demikian, dari jumlah itu, 60 persen di antaranya telah dinyatakan sembuh. “Kini pihak Pemkab Malang telah merencanakan pelaksanaan vaksinasi PMK menggunakan anggaran belanja tidak tetap (BTT) tahun 2025,” kata Wabup Malang Didik Gatot Subroto, Senin (13/1).
Menurut Didik, persiapan vaksinasi hewan terdampak PMK sudah dirapatkan dengan Bupati Malang, Sanusi. Dari ratusan sapi yang terjangkit virus PMK ini, merupakan jenis sapi potong yang tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk di wilayah Kecamatan Pujon.
“Tetapi kapan BTT itu kita keluarkan, pada saat ini kita menunggu instruksi kedaruratan. Untuk di wilayah Kecamatan Pujon, alhamdulillah jelas dan aman,” tandas Didik. (*)






