KabarBaik.co, Kediri – PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan PT Gudang Garam Tbk melalui agenda courtesy meeting yang digelar di Kantor PT Gudang Garam Tbk, Kediri. Pertemuan ini menjadi wadah bagi kedua perusahaan untuk membahas penguatan kerja sama dalam mendukung operasional industri sekaligus mendorong transformasi menuju sektor industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran manajemen PLN, mulai dari Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN Kantor Pusat, General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), hingga perwakilan manajemen Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim). Sementara itu, PT Gudang Garam Tbk diwakili Direktur Produksi, Andik Wahyudi.
Dalam kesempatan itu, PLN menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT Gudang Garam Tbk yang selama ini menggunakan pasokan listrik PLN untuk mendukung seluruh aktivitas produksinya. Momen pertemuan juga bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-68 PT Gudang Garam Tbk.
Direktur Produksi PT Gudang Garam Tbk, Andik Wahyudi mengatakan, layanan kelistrikan PLN selama ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.
“Layanan kelistrikan yang disuplai oleh PLN telah berjalan dengan baik dan sesuai harapan perusahaan sejauh ini. Kami juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut guna mendukung eksistensi dan keberlangsungan perusahaan,” ujar Andik, Senin (6/7).
Selain mempererat hubungan kerja sama, kedua belah pihak turut membahas sejumlah agenda strategis. Salah satunya adalah perkembangan relokasi Gardu Induk 70 kV yang menjadi sumber utama pasokan listrik bagi PT Gudang Garam Tbk.
General Manager UIT JBM, Ika Sudarmaja mengatakan, pembahasan juga mencakup berbagai kebutuhan pelanggan industri di tengah dinamika dunia usaha.
“Beberapa poin penting yang dibahas adalah progres relokasi Gardu Induk 70 kV yang selama ini menyuplai kelistrikan bagi PT Gudang Garam Tbk. Dari sisi pelanggan juga disampaikan harapan adanya program atau skema layanan yang dapat mendukung pelanggan industri di tengah tantangan bisnis yang dihadapi,” kata Ika.
Tak hanya itu, PT Gudang Garam Tbk juga menyampaikan rencana untuk mulai memanfaatkan kendaraan listrik sebagai armada operasional perusahaan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendorong efisiensi energi sekaligus mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
PLN menegaskan masukan dari pelanggan industri akan menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan layanan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi.
Ke depan, PLN memastikan akan terus menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor industri. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mempercepat transformasi energi di Indonesia. (*)






