Pulau Bawean Gresik 10 Kali Diguncang Gempa, 6 Rumah Rusak hingga Lansia Tertimpa Genteng

Editor: Andika DP
oleh -2070 Dilihat
Kondisi pasien di Pulau Bawean yang terpaksa dibawa keluar ruangan untuk menghindari gempa susulan. (Foto: BPBD Gresik)

KabarBaik.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mencatat terjadi 10 kali gempa di wilayah Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jumat (22/3).

“Hari Jumat 22 Maret 2024 pukul 11.22.45 WIB wilayah Pantai Barat Gresik, Jawa Timur diguncang gempa tektonik,” kata Kepala BPBD Gresik, Suyono dalam keterangan tertulisnya yang diterima KabarBaik.co.

Sebelumnya, gempa mengguncang dengan kekuatan Magnitudo (M) 6.0. Namun belakangan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan M 5,9.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,79° LS ; 112,32° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 kilometer arah TimurLaut Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga:  Ironis! Cari Jati Diri Pelajar Gresik Terjerumus Gangster

Setelah gempa bumi pertama, total tercatat ada sembilan kali gempa susulan. Kendati demikian, kekuatan gempa terus melemah. Serta tidak berpotensi tsunami.

“Akibat guncangan gempa tersebut, kami menerima laporan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Baik di Kecamatan Sangkapura maupun Kecamatan Tambak,” imbuh Suyono.

Di Kecamatan Sangkapura, BPBD Gresik mencatat ada kerusakan jendela SMAN 1 Sangkapura yang jatuh dan pecah. Lalu kerusakan keramik dinding SD Muhammadiyah. Serta dua rumah warga di Desa Dekatagung mengalami retak.

Baca juga:  Bulan Ramadan, Polres Gresik Masif Cek Ruang Tahanan

“Untuk di Kecamatan Tambak ini kerusakannya sedikit lebih parah,” tandasnya. Satu rumah di Desa Kelompanggubug mengalami keretakan pada tembok. Di Desa Tambak, barang-barang toko berserakan akibat berjatuhan.

“Kemudian di Desa Telukjatidawang, satu rumah warga temboknya retak. Dua rumah lainnya tembok runtuh. Selain itu, satu lansia di Desa Tambak bernama Hasi’ah berusia 71 tahun mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng jatuh,” bebernya lagi.

Di rumah sakit setempat, para pasien juga dibawa keluar ruangan. Hal ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Lantaran dikhawatirkan terjadi gempa susulan.

Baca juga:  50 Calon Anggota DPRD Gresik Terpilih, Hasil Prediksi dari Real Count KPU (3)

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” tambah Suyono.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” sambungnya menutup.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.