KabarBaik.co, Jakarta – Timnas voli putra Indonesia tengah berjuang menciptakan sejarah baru. Skuad Merah Putih membuka lebar peluang melangkah ke semifinal AVC Men’s Volleyball Nations Cup 2026 setelah mencatat dua kemenangan yang cukup mengejutkan, sekaligus membanggakan.
Setelah menumbangkan raksasa Qatar, kemudian mempermalukan juara bertahan Thailand, skuad Merah Putih kini berada di jalur persaingan ketat sebagai tim terbaik Asia tahun ini. Yakni, merebut tiket dua besar Pool B. Namun, nasib Indonesia belum sepenuhnya aman.
Hingga Selasa (24/6) malam, Thailand masih memimpin klasemen Pool B dengan enam poin dari empat pertandingan. Adapun Indonesia, berada di posisi kedua dengan empat poin dari tiga laga. Masih unggul tipis atas Korea Selatan yang mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Sementara Qatar mengantongi lima poin dari tiga laga dan Oman berada di dasar klasemen dengan dua poin dari dua pertandingan. Dua tim teratas grup berhak melaju ke semifinal.
Klasemen Sementara Pool B
- Thailand – 6 poin (4 laga)
- Indonesia – 4 poin (3 laga)
- Qatar – 5 poin (3 laga)
- Korea Selatan – 4 poin (2 laga)
- Oman – 2 poin (2 laga)
Tiga Laga Penentu
Persaingan Pool B kini menyisakan tiga pertandingan:
- Korea Selatan vs Oman (Kamis, 25 Juni)
- Qatar vs Korea Selatan (Jumat, 26 Juni)
- Oman vs Indonesia (Jumat, 26 Juni)
Dari ketiga laga tersebut, duel Indonesia melawan Oman menjadi partai yang paling menentukan bagi langkah tim asuhan Riedel Toiran tersebut.
Di atas kertas, Indonesia memiliki modal kuat untuk mengamankan kemenangan pada laga terakhir melawan Oman. Berdasarkan ranking dunia FIVB terbaru, Indonesia saat ini menempati peringkat ke-50 dunia, jauh di atas Oman yang berada di posisi ke-78.
Selisih peringkat tersebut menunjukkan bahwa skuad Garuda memiliki kualitas yang lebih baik dan layak difavoritkan untuk meraih poin penuh.
Meski demikian, ranking dunia bukan jaminan mutlak dalam pertandingan. Indonesia tetap harus mewaspadai potensi kejutan yang bisa dihadirkan Oman. Betapa tidak, tim asal Timur Tengah itu sudah membuktikan kapasitasnya sebagai kuda hitam pada AVC Men’s Cup 2026 setelah secara mengejutkan menumbangkan Qatar pada laga awal fase grup dengan skor 3-2.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Oman mampu menyulitkan tim-tim unggulan, termasuk Qatar yang saat ini menempati peringkat ke-22 dunia.
Fakta tersebut membuat Indonesia tidak boleh terlena atau menganggap enteng. Apalagi, pertandingan melawan Oman itu bakal menjadi laga penentu, yang dapat menentukan langkah Merah Putih menuju semifinal. Konsistensi permainan dan kemampuan menjaga fokus sejak set pertama menjadi kunci agar Indonesia tidak mengalami nasib yang sama seperti Qatar.
Skenario Indonesia Lolos Semifinal
1. Menang atas Oman, peluang semifinal sangat besar
Jika Indonesia mengalahkan Oman, maka perolehan poin Merah Putih akan bertambah menjadi minimal enam atau bahkan tujuh poin, tergantung skor kemenangan.
Kemenangan 3-0 atau 3-1 akan membuat Indonesia mengoleksi tujuh poin dan hampir pasti finis di dua besar. Bahkan peluang menjadi juara grup juga terbuka apabila hasil Korea Selatan dan Qatar saling menguntungkan bagi Indonesia.
Dalam skenario tersebut, Indonesia berpotensi menyalip Thailand yang sudah menyelesaikan seluruh pertandingan fase grup dengan koleksi enam poin. Jika pada saat yang sama Korea Selatan mampu mengalahkan Qatar, maka peluang Merah Putih finis sebagai pemuncak klasemen semakin terbuka.
2. Menang 3-2, tetap di jalur aman
Apabila Indonesia menang melalui laga lima set, tambahan dua poin akan membuat total poin menjadi enam.
Jumlah tersebut masih berpotensi cukup untuk mengamankan posisi dua besar, meski penentuan klasemen bisa bergantung pada set ratio dan point ratio jika terjadi kesamaan poin dengan Thailand atau Qatar.
Meski peluang lolos masih terbuka lebar, kemenangan 3-2 bukanlah hasil yang ideal. Sebab, Indonesia harus menunggu perkembangan dari perhitungan tim lain dan kemungkinan terlibat persaingan rasio set maupun rasio poin.
3. Kalah dari Oman, situasi menjadi rumit
Skenario paling berbahaya adalah jika Indonesia gagal mengalahkan Oman.
Kekalahan 0-3 atau 1-3 membuat Indonesia tertahan di empat poin, sedangkan kekalahan 2-3 hanya menambah satu poin menjadi lima. Dalam kondisi ini, Indonesia harus berharap Korea Selatan dan Qatar kehilangan poin agar peluang semifinal tetap hidup.
Jika Oman mampu kembali membuat kejutan dan Korea Selatan meraih hasil positif dalam dua laga tersisa, posisi Indonesia bisa terancam keluar dari zona dua besar, walaupun sebelumnya sempat berada dalam posisi yang cukup menguntungkan.
Peluang Juara Grup Masih Terbuka
Meski fokus utama adalah mengamankan tiket semifinal, sejauh ini peluang Indonesia finis sebagai juara Pool B belum sepenuhnya tertutup.
Jika Indonesia menang meyakinkan atas Oman dan Korea Selatan mampu menghentikan Qatar, maka Indonesia berpotensi menutup fase grup dengan raihan poin tertinggi. Namun, skenario tersebut juga akan bergantung pada perhitungan rasio set dan rasio poin yang saat ini masih menjadi faktor penting dalam persaingan klasemen.
Yang jelas, dua kemenangan sensasional atas Qatar dan Thailand telah mengubah peta persaingan Pool B secara drastis. Dari tim yang sempat tidak banyak diperhitungkan, Indonesia kini berada di ambang semifinal AVC Men’s Cup 2026.
Kini, satu kemenangan lagi atas Oman bisa menjadi tiket emas bagi Merah Putih untuk melangkah ke empat besar sekaligus menjaga asa mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen. Bisa!
Ringkasan:
Jika Indonesia menang atas Oman:
- Menang 3-0 atau 3-1 → peluang juara grup masih terbuka dan peluang runner-up sangat besar.
- Menang 3-2 → peluang runner-up masih bagus, tetapi peluang juara bergantung pada rasio set/poin.
- Kalah dari Oman → peluang dua besar menurun drastis dan Indonesia kemungkinan harus berharap hasil tim lain menguntungkan. Itupun peluang sangat kecil.
Dengan posisi klasemen saat ini:
- Peluang Indonesia finis 2 besar (juara atau runner-up): sekitar 60–70% jika mampu mengalahkan Oman.
- Peluang Indonesia juara grup: sekitar 20–30%, karena masih tergantung hasil Qatar vs Korea dan perhitungan rasio.
- Peluang paling realistis saat ini: runner-up grup






