Sembunyi di Jawa Barat, Pembobol Brankas SPBU Tak Berkutik Disergap Anggota Resmob Polres Gresik

Editor: Andika DP
oleh -61 Dilihat
BT di Polres Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – BT, 28 tahun, asal Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban tidak berkutik saat diringkus anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik.

Pelaku pembobolan brankas SPBU tersebut disergap polisi saat bersembunyi di wilyah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dari tangan BT, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni satu unit motor Honda Beat, satu HP, dompet, tas berisi beberapa potong baju serta satu buah helm milik pelaku.

Tidak hanya itu, BT juga memiliki motor Yamaha Mio yang diduga dibeli dari uang hasil kejahatan. Motor itu, disembunyikan pelaku di kabupaten lain di Jawa Barat.

Usai diinterogasi, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Gresik untuk penyidikan. BT pun mengakui telah membobol brankas SPBU tempatnya bekerja di wilayah Kecamatan Manyar, Gresik.

Baca juga:  Antisipasi Sabotase Pemilu 2024, Polres Gresik Jaga Ketat PT Temprina

“Untuk uang hasil kejahatan senilai Rp 140 juta yang dibawa oleh pelaku diduga sudah habis untuk membeli motor, HP dan biaya hidup selama di persembunyian,” beber Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, Rabu (3/4).

Dijelaskan AKP Aldhino, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan aksi pembobolan brankas SPBU di Kecamatan Manyar pada pertengahan Februari 2024 lalu. Dalam aksi itu, pelaku berhasil membawa kabur uang di brankas senilai Rp 140 juta.

Baca juga:  Bentrok Suporter Gresik United dengan Polisi Picu Sejumlah Kerusakan di Stadion Gejos

Tepatnya, Minggu 11 Februari 2024 sekitar pukul 00.00 WIb. Seperti biasa, setelah SPBU tutup karyawan yang bertugas menghitung hasil penjualan lalu meletakkan uang tersebut ke brankas.

“Setelah menyimpan uang hasil penjualan itu, para karyawan pulang meninggalkan lokasi SPBU. Sementara saat itu, ada satu petugas keamanan yang berjaga atas nama Anang Siswanto,” imbuhnya.

Tak lama berselang, sang satpam meninggalkan lokasi untuk mencari makan. Singkat cerita, pelaku beraksi membobol brankas. Pencurian itu baru disadari keesokan hari saat karyawan bagian admin mengeluarkan uang hasil penjualan yang disimpan dalam brankas tersebut.

Petugas admin mengeluarkan uang penjualan di brankas fan mendapati uang hasil penjualan shift 1 dan shift 2 hari Minggu tidak ada. Admin lalu melaporkan ke manager atas kejadian itu.

Baca juga:  Prakiraan Cuaca di Wilayah Aglomerasi Surabaya Raya Hari Ini

Setelah memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV). Benar saja, pada pukul 01.17, ada seseorang tak dikenal masuk ke kantor dan membuka brankas itu.

“Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV itu, kami berhasil mengidentifikasi ciri-ciri si pelaku. Dari penyelidikan, diketahui pelaku ada di daerah Karawang, Jawa Barat. Lalu beberapa hari kemudian kami meringkus pelaku di lokasi persembunyiannya,” pungkas Aldhino.

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.