KabarBaik.co, Pasuruan – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan dalam semester pertama, telah melakukan rehabilitasi ratusan pecandu narkotika jenis sabu di wilayah kerjanya meliputi Kota/Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan, Rabu (22/7).
Tingginya pengguna atau pecandu narkotika yang dilakukan rehabilitasi ini merupakan keberhasilan BNN dalam menanggulangi pecandu narkotika yang ada.
Untuk saat ini dibandingkan pada tahunnya sebelum cukup naik yaitu sebanyak 110 pengguna atau pecandu narkotika pada semester pertama 2026.
Kepala BNNK Pasuruan Masduki menyampaikan, rehabilitasi yang dilakukan oleh BNNK Pasuruan merupakan hasil pengungkapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum (APH) yang ada di wilayah kerja BNNK Pasuruan.
“Paling besar merupakan pengungkapan dari APH yang ada, untuk mandiri sangat kecil dan hampir tidak ada,” kata Masduki disampaikan di sela-sela kegiatannya.
Dirinya menambahkan tingginya pengguna dan pecandu narkotika di masyarakat untuk penanganan dibutuhkan semua pihak, kesadaran sangat dibutuhkan untuk melakukan rehabilitasi.
“Kita sudah melakukan sosialisasi bahaya narkotika dan pencegahan, bahkan mendirikan desa bersih narkotika agar masyarakat sadar,” ucapnya.
Dengan penanganan rehabilitasi yang dilakukan oleh BNNK Pasuruan dengan bekerja sama rumah rehabilitasi yang ada, berharap kian tahun pengguna atau pecandu terus berkurang.
“Kita sudah kerja keras untuk melakukan rehabilitasi agar pecandu kembali pulih dari ketergantungan narkoba, menjadikan lingkungan sehat,” tutupnya.






