KabaBaik.co, Pasuruan – Pembahasan penyesuaian menu pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan oleh sebagian masyarakat di Kota Pasuruan.
Salah satunya datang dari tokoh masyarakat (Tomas) Abdul Kodir yang mendorong kepada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Pasuruan untuk selalu memperhatikan serta terus melakukan perbaikan terhadap menu MBG yang disajikan bagi anak anak di sekolah.
“Pengelola dapur untuk selalu kreasi dan disukai siswa-siswa dalam sajian makannya, jangan asal masak dan sehingga tidak dimakan,” kata Abah Kodir, sapaan akrabnya, Kamis (23/7).
Tokoh Masyarakat Pantura ini mengatakan, dengan memperhatikan dan melakukan perbaikan terhadap menu MBG, maka pelaksanaan program MBG ke depan betul betul dapat berjalan dengan baik, bermanfaat, higienis, dan sesuai dengan selera atau cita rasa anak di masing-masing tingkatan sekolah.
“Saya sering mendengar keluhan dari masyarakat terkait menu MBG yang diterima anaknya, jadi pihak SPPG harus memasak menu MBG yang menggugah selera makan anak, agar makanan habis dikonsumsi dan tidak terbuang (food waste),” ujarnya.
Abah Kodir ini juga menyinggung adanya perbedaan porsi pada menu MBG di masing masing sekolah, menurutnya menu MBG juga harus lebih diperhatikan dan disesuaikan terutama dengan acuan harga semestinya.
“Jadi untuk dapur dapur MBG khususnya di Kota Pasuruan, agar menu dan haknya anak betul betul terus diperhatikan dan diberikan,” pesannya.






