SPMB 2026, Cabdindik Nganjuk Prioritaskan Integrasi Bobot Nilai-Jarak

oleh -167 Dilihat
Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nganjuk, pelaksana SPMB jenjang SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026
Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nganjuk, pelaksana SPMB jenjang SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026

KabarBaik.co, Nganjuk – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB tingkat SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Nganjuk tahun ajaran 2026 resmi bergulir.

Memasuki pertengahan Juni, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Nganjuk menerapkan strategi khusus berupa pembagian lima sistem wilayah atau rayon guna mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang adil dan terstruktur bagi seluruh calon peserta didik.

“Walaupun domisili, maksudnya di sini tetap ranking nilainya didulukan baru jarak. Nilainya tinggi, rumahnya dekat ya diterima. Rumahnya mepet sekolahan, tetapi nilainya itu jelek, ya tidak bisa diterima,” terang Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nganjuk, Mulyono, Kamis (18/6).

Penegasan tersebut mengacu pada evaluasi Jalur Domisili (dengan kuota 35 persen untuk SMA dan 10 persen untuk SMK) yang telah rampung diumumkan pada 13 Juni lalu.

Melalui kebijakan ini, kedekatan jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah kini tidak lagi menjadi penentu mutlak, melainkan tetap mempertimbangkan bobot nilai akademis siswa terlebih dahulu sebelum dilakukan pengukuran jarak fisik.

“Mulai kemarin tanggal 17 sampai hari ini tanggal 18 Juni itu sudah mulai pendaftaran jalur afirmasi, jalur mutasi dan jalur prestasi non akademik,” kata Mulyono menambahkan terkait tahapan SPMB yang sedang berjalan saat ini.

Untuk jalur kedua yang tengah dibuka ini, hasilnya dijadwalkan akan diumumkan pada 22 Juni 2026 mendatang. Para calon siswa dapat mengoptimalkan jalur tersebut dengan melampirkan berbagai dokumen pendukung, mulai dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk afirmasi, surat mutasi kerja orang tua, hingga sertifikat bukti raihan prestasi non-akademik seperti juara perlombaan maupun hafiz Al-Quran.

“Jalur ketiga itu nanti jalur prestasi akademik. Jadi murni bersaing mengadu nilai rapor sama nilai TKA. Kalau nilai rapor jelas ya 60 persen, nilai TKA itu 40 persen,” jelas Mulyono mengenai tahapan pamungkas seleksi.

Jalur Prestasi Akademik tersebut baru akan dibuka pada 24 hingga 25 Juni dan diumumkan hasilnya pada 26 Juni 2026.

Melalui jalur pamungkas ini, calon peserta didik akan berkompetisi secara ketat melalui integrasi nilai rapor gabungan (bobot 60 persen) dengan nilai Tes Kemampuan Akademik atau TKA (bobot 40 persen).

Sebagai panduan bagi calon wali murid dan siswa, Cabdindik Nganjuk telah memetakan wilayah sekolah ke dalam 5 rayon koordinasi:

Rayon 1 : SMAN 1 Nganjuk, SMAN Berbek, SMAN Loceret, SMKN 1 Nganjuk, SMKN 1 Bagor, SMKN 2 Bagor.

Rayon 2 : SMAN 2 Nganjuk, SMAN 4 Pace, SMAN Sukomoro, SMKN 2 Nganjuk.

Rayon 3 : SMAN 1 Rejoso, SMAN 3 Nganjuk, SMAN Gondang.

Rayon 4 : SMAN Tanjunganom, SMAN Prambon, SMAN Ngeronggot, SMKN Tanjunganom.

Rayon 5 : SMAN Patianrowo, SMAN 1 Kertosono, SMKN 1 Kertosono.

Aturan ketat diberlakukan untuk jenjang SMAN, di mana siswa jalur domisili hanya boleh memilih maksimal 3 sekolah di dalam rayonnya sendiri.

Semisal untuk warga Kecamatan Ngluyu yang diarahkan ke Rayon 3, maka pilihan terbatas pada SMAN Gondang, SMAN Rejoso, dan SMAN 3 Nganjuk.

Sebaliknya, fleksibilitas diberikan untuk jenjang SMKN, di mana calon siswa dibebaskan memilih hingga 3 konsentrasi keahlian atau jurusan, baik di dalam maupun di luar rayon tempat tinggal mereka.

Seluruh tahapan ini dikawal langsung oleh Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nganjuk selaku pelaksana resmi SPMB jenjang SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026 demi memastikan proses transisi pendidikan yang transparan dan akuntabel.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.