KabarBaik.co – Cuaca di wilayah Surabaya dan sekitarnya pada Minggu (12/10) didominasi kondisi sebagian besar berawan. Sejak pagi, suhu udara tercatat sekitar 28°C dengan tingkat kelembapan mencapai 77%, membuat udara terasa lebih hangat dari biasanya.
Meskipun langit tampak teduh, hawa panas tetap terasa menyelimuti wilayah perkotaan. Suhu udara pada siang hari diperkirakan naik hingga 34–35°C, terutama antara pukul 11.00 hingga 14.00 WIB. Kondisi ini membuat masyarakat masih merasakan sensasi “gerah” meski sinar matahari tidak terlalu terik.
Pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan ringan sebesar 20–30%, namun sebagian besar wilayah tetap berawan tanpa hujan signifikan. Angin bertiup pelan dengan kecepatan rata-rata 5 km/jam, sehingga tidak banyak membantu menurunkan suhu.
Menjelang sore, suhu udara berangsur turun ke kisaran 32–33°C. Awan tebal yang menggantung di langit membuat sinar matahari tertahan sebagian, namun kelembapan tinggi membuat udara tetap terasa lembap dan gerah.
Pada malam hari, kondisi cuaca masih cerah berawan, dengan suhu antara 29–31°C. Warga yang beraktivitas di luar ruangan tetap disarankan untuk menjaga kebugaran dan cukup mengonsumsi air putih agar tidak mengalami kelelahan akibat cuaca panas lembap ini.
Secara ilmiah, kondisi gerah di wilayah Surabaya disebabkan oleh posisi matahari yang masih berada di sekitar garis ekuator, meski kini mulai bergeser dari titik tengahnya. Perubahan ini membuat panas di permukaan bumi terasa berbeda, tidak sepanas puncak kemarau, namun masih cukup menyengat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, termasuk kemungkinan hujan ringan di beberapa wilayah sekitar Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo pada sore hingga malam hari. (*)







