DPRD Surabaya Minta Proyek Gorong-gorong Penyebab Meninggalnya Saudara Walkot Eri Dihentikan Sementara

oleh -152 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 14 at 8.08.27 AM
Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri saat bertakziah ke rumah duka (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri bertakziah ke rumah korban kecelakaan yang diduga akibat kelalaian proyek pembangunan drainase atau gorong-gorong. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk empati sekaligus menegaskan komitmen dewan untuk menuntut tanggung jawab terkait keselamatan kerja di ruang publik.

Dalam kesempatan tersebut, Sabtu (13/06) malam, Syaifuddin menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan, terutama yang berada di area jalan umum.

“Proyek yang berada di ruang publik wajib dilengkapi sarana pengamanan memadai, seperti jaring pengaman, barrier, rambu, serta lampu peringatan agar mudah terlihat oleh pengguna jalan,” tegasnya.

Menurutnya, pengamanan tidak boleh hanya sekadar formalitas. Pihak pelaksana proyek harus benar-benar menguasai teknis di lapangan guna mencegah risiko kecelakaan fatal. Selain faktor keselamatan, penggunaan anggaran juga harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Jika dalam pelaksanaan pembangunan ditemukan pelanggaran, tentu perlu diselidiki lebih lanjut. Apabila terbukti melanggar, harus diproses secara hukum karena menyangkut keselamatan masyarakat yang dilindungi undang-undang,” ujarnya.

Proyek Margorejo Dihentikan Sementara

Insiden yang menimpa Laila Endriati pada Jumat (12/06) malam menjadi sorotan tajam. Suami korban, Edi Parlin, mengungkapkan bahwa kejadian sekitar pukul 19.30 WIB itu diduga terjadi akibat minimnya pengamanan di lokasi proyek Jalan Margorejo.

“Tidak ada lampu penanda dan sama sekali tidak ada jaring pengaman. Lokasi gelap gulita,” ungkap Edi saat menceritakan kronologi kejadian.

Menanggapi hal tersebut, Syaifuddin meminta Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk memperketat pengawasan. Terkait proyek di Jalan Margorejo yang dinilai bermasalah, DPRD meminta agar dihentikan sementara hingga dilakukan evaluasi menyeluruh.

“Jika terbukti melanggar, kontraktor diminta bertanggung jawab penuh, termasuk memberikan santunan dan perhatian secara moral kepada korban. Jika tidak patuh, harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

Komisi C Siap Lakukan Sidak

Syaifuddin juga mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Surabaya yang sigap menangani kasus ini. Namun, ia menekankan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia meminta setiap proyek wajib memulihkan kondisi jalan seperti semula dan memasang papan informasi proyek yang jelas. Lebih jauh, Ketua DPRD mengimbau agar pengawasan dilakukan terus-menerus.

“Ini menjadi peringatan bagi semua pihak. DPRD Surabaya, khususnya Komisi C akan terus melakukan kontrol dan inspeksi mendadak (sidak). Keselamatan harus benar-benar menjadi prioritas utama, jangan sampai ada lagi korban jiwa akibat kelalaian,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.