Tim Seleksi KPID NTB Pastikan Proses Rekrutmen Berjalan Profesional dan Bebas Intervensi

oleh -85 Dilihat
IMG 20260706 WA0066
Ketua Tim Panitia Seleksi Anggota KPID Provinsi NTB, Ahsanul Khalik. (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Mataram – Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2029 menegaskan komitmennya menyelenggarakan proses seleksi secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang sidang Komisi I DPRD Provinsi NTB, Senin (6/7). Rapat diikuti lima anggota Tim Seleksi bersama Tim Asesor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tim Medis RSUP Provinsi NTB, Tim Pelaksana, dan Tim Sekretariat Seleksi.

Ketua Tim Seleksi, Ahsanul Khalik mengatakan, rapat koordinasi bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat agar setiap tahapan seleksi memiliki standar pelaksanaan yang sama. Mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT), tes psikologi, hingga wawancara.

“Kita ingin memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah rapat ini tidak boleh ada lagi perbedaan persepsi dalam menjalankan tugas masing-masing. Seluruh tahapan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun hukum,” ujar Ahsanul Khalik.

Ia menegaskan, integritas menjadi fondasi utama penyelenggaraan seleksi. Seluruh peserta akan memperoleh perlakuan yang sama tanpa membedakan latar belakang, sementara seluruh proses akan didokumentasikan sebagai bentuk akuntabilitas.

Pada tahapan administrasi, Tim Seleksi menyepakati penggunaan daftar periksa yang sama sebagai pedoman verifikasi dokumen. Selain pemeriksaan administratif, tim juga akan melakukan verifikasi langsung kepada instansi penerbit dokumen, termasuk surat keterangan sehat jasmani dan rohani, surat bebas narkoba, ijazah, hingga dokumen pendukung lainnya.

“Seluruh keputusan harus didasarkan pada dokumen yang valid, bukan asumsi ataupun penafsiran,” tegasnya. Untuk tes tertulis, tim seleksi bersama BKD NTB menyiapkan pelaksanaan CAT dengan standar pengamanan yang ketat.

Sebanyak 100 bank soal akan disusun dengan materi yang mencakup regulasi penyiaran, kelembagaan KPID, wawasan kebangsaan, perkembangan media digital, serta muatan lokal penyiaran di NTB. Selain menjaga kerahasiaan soal, tim juga akan menggelar simulasi CAT dan menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan teknis, seperti jaringan internet maupun pasokan listrik.

Anggota Tim Seleksi, Purbatin, menilai seluruh instrumen seleksi harus mampu mengukur kompetensi peserta secara objektif sehingga menghasilkan calon komisioner yang memiliki integritas, independensi, kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjawab tantangan perkembangan media.

Sementara itu, anggota Tim Seleksi dari unsur KPI Pusat, Aliyah, menekankan pentingnya kualitas bank soal sebagai instrumen utama dalam mengukur kemampuan peserta, terutama terkait regulasi dan etika penyiaran, perkembangan media digital, serta tantangan penyiaran di era konvergensi media.

Selain tes tertulis, peserta juga akan mengikuti tes psikologi yang dilaksanakan asesor profesional dari UPTD Penilaian Kompetensi BKD Provinsi NTB. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan dalam menilai aspek kepribadian, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, stabilitas emosi, dan pengambilan keputusan.

Pada tahap wawancara, Tim Seleksi juga menggunakan pedoman pertanyaan dan indikator penilaian yang seragam untuk meminimalkan subjektivitas. Materi wawancara difokuskan pada integritas, independensi, komitmen pelayanan publik, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemahaman regulasi penyiaran, serta kesiapan menghadapi tantangan penyiaran di era digital.

Menutup rapat, Ahsanul Khalik menegaskan kredibilitas sebuah lembaga ditentukan oleh kredibilitas proses seleksinya. Karena itu, Tim Seleksi berkomitmen menjaga integritas, independensi, dan transparansi di setiap tahapan agar seleksi Calon Anggota KPID NTB periode 2026–2029 berlangsung bersih, objektif, dan akuntabel serta menghasilkan komisioner yang mampu menjaga kualitas penyiaran dan hak masyarakat memperoleh informasi yang sehat, berkualitas, dan bertanggung jawab. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.