KabarBaik.co, Gresik – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas hunian warga. Dua fokus utama program ini adalah normalisasi saluran irigasi serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Normalisasi saluran irigasi sepanjang 120 meter menjadi salah satu sasaran fisik prioritas. Program ini dirancang untuk memperlancar distribusi air ke area persawahan warga, yang selama ini kerap terkendala sedimentasi dan aliran yang tidak optimal. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan berdampak langsung pada penghasilan petani.
Selain infrastruktur pertanian, TMMD ke-128 juga menyasar perbaikan kualitas tempat tinggal masyarakat melalui program RTLH. Sebanyak enam unit rumah warga direnovasi agar lebih layak huni, sehat, dan aman. Program ini menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.
Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari infrastruktur pertanian hingga hunian yang layak. Harapannya, kualitas hidup warga dapat meningkat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, optimalisasi saluran irigasi memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan aliran air yang lancar, proses tanam hingga panen diharapkan berjalan lebih baik.
Pelaksanaan TMMD di Desa Slempit juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong antara warga dan personel Satgas menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian program.
Melalui TMMD ke-128, pembangunan di wilayah pedesaan diharapkan semakin merata, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perumahan.(*)






