Atlet Loncat Indah Pemula Jatim Asah Mental di Pari Sakti Diving International Competition 2026

oleh -197 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 21 at 4.30.56 PM scaled
Atlet loncat indah kelompok pemula (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Sejumlah atlet loncat indah kelompok pemula asal Surabaya, Gresik, dan Mojokerto bersiap unjuk gigi di ajang bergengsi. Mereka akan berlaga pada Kejuaraan Pari Sakti Diving International Competition 2026 yang akan digelar di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Ronaldy Herbintoro pada Minggu (21/6). Menurutnya, keikutsertaan para atlet muda tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang sekaligus untuk mengukur hasil latihan yang telah mereka jalani selama ini.

Ajang terbuka berskala internasional ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi para atlet, khususnya bagi mereka yang baru meniti karier di cabang olahraga loncat indah.

“Keikutsertaan mereka sangat penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan atlet-atlet pemula setelah menjalani latihan selama ini. Kami belum membebani mereka dengan target juara, tetapi lebih pada proses belajar dan menambah pengalaman bertanding,” ujar Ronaldy.

Fokus Bangun Mental dan Karakter

Ronaldy menegaskan bahwa target utama dalam kejuaraan kali ini bukanlah perolehan medali. Yang lebih diprioritaskan adalah membangun mental bertanding, mengenalkan budaya kompetisi yang sehat, serta melatih para atlet untuk memahami aturan dan tata tertib dalam sebuah perlombaan.

“Kami tidak memasang target medali. Yang kami harapkan, anak-anak bisa tampil optimal dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Dari situ, mental dan jiwa atlet akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.

Selain aspek teknis dan mental, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana bagi para atlet untuk berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah. Meski bersaing di arena pertandingan, mereka tetap dapat menjalin pertemanan dan membangun semangat sportivitas sejak dini.

Menurutnya, pembentukan karakter dan jiwa kompetitif harus dilakukan secara bertahap. Dengan usia yang masih tergolong muda, para atlet diharapkan mampu menikmati proses dan menunjukkan kemampuan terbaik yang mereka miliki tanpa tekanan berlebihan.

Upaya Regenerasi dan Kaderisasi

Lebih jauh, pembinaan atlet usia dini ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi cabang olahraga loncat indah di Jawa Timur. Kehadiran atlet-atlet muda diharapkan dapat mengisi kelompok usia yang mulai ditinggalkan para senior sehingga proses kaderisasi dapat berjalan berkesinambungan.

Dengan regenerasi yang terjaga, peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi untuk memperkuat Jawa Timur pada berbagai ajang nasional maupun internasional semakin terbuka lebar.

“Kami berharap mereka menjadi bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Jawa Timur. Yang terpenting sekarang adalah membangun fondasi kemampuan dan mental bertanding sejak usia dini,” pungkas Ronaldy. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.