KabarBaik.co, Nganjuk – Gelaran Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang bakal berlangsung di Jombang pada akhir Agustus 2026 membawa angin segar bagi perekonomian daerah tetangga.
Kabupaten Nganjuk ketiban berkah masif, di mana ratusan kamar hotel di wilayah ini telah habis dipesan untuk menyambut kedatangan para peserta acara akbar tersebut.
“PHRI dimintai tolong panitia melalui Pak Bupati, untuk menyediakan kamar bagi peserta Muktamar NU yang akan digelar di Jombang,” ungkap Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nganjuk, Yudi Mardigdo, Rabu (22/7).
Lonjakan pemesanan ini mencakup lebih dari 400 kamar dari 15 hotel anggota PHRI yang tersebar dari kawasan Nganjuk Kota hingga Kertosono. Seluruh fasilitas penginapan tersebut disewa khusus selama lima hari, yakni 26–31 Agustus 2026, demi mendukung kelancaran Muktamar yang berpusat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
“Untuk harga tetap normal. Apalagi ini untuk keperluan Muktamar NU,” tegas Yudi mengenai komitmen pihak pengelola dalam menjaga stabilitas tarif.
Dampak positif dari perhelatan ini dirasakan langsung oleh para pengelola penginapan lokal. Salah satunya adalah Hotel Istana Nganjuk yang berlokasi di Jalan Raya Madiun KM 1 Kedondong, yang mencatatkan lonjakan tingkat keterisian (okupansi) hingga lebih dari 50 persen.
“Kami dihubungi pengurus PHRI Nganjuk, ada kebutuhan untuk jumlah kamar peserta Muktamar NU. Kami sediakan 50 kamar semua tipe, baik single maupun double bed,” kata Pemilik Hotel Istana Nganjuk, Bagus Setyo Nugroho.
Meskipun mayoritas kamar telah dipesan dan menerima uang muka (DP) dari panitia, pengelola hotel memastikan pelayanan bagi publik tidak terganggu.
Pihak hotel tetap menyisakan sejumlah unit kamar untuk mengakomodasi tamu reguler yang beraktivitas di Nganjuk selama periode tersebut.
“Jadi 50 kamar di tempat kami untuk peserta Muktamar NU, sudah di-DP. Intinya kami mendukung penuh pelaksanaan Muktamar,” tambah Bagus menutup pembicaraan.






