Cegah Stunting Tak Bisa Sekali Jalan, Asupan Protein Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak

oleh -257 Dilihat
IMG 20260629 WA0014
Program Protein Cegah Stunting yang kini memasuki tahap keempat pelaksanaan. (Foto: Dani)

KabarBaik.co, Pasuruan – Upaya menekan angka stunting membutuhkan kerja sama berbagai pihak dan dilakukan secara berkelanjutan. Salah satu langkah yang terus didorong adalah memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi, khususnya protein hewani, yang cukup selama masa pertumbuhan. Komitmen itu kembali diwujudkan melalui lanjutan program Protein Cegah Stunting yang kini memasuki tahap keempat pelaksanaan.

Program tersebut digelar bersama pemerintah daerah melalui dinas kesehatan dengan menyalurkan bantuan protein hewani kepada 50 anak yang terindikasi mengalami stunting. Pada tahap keempat ini, total sebanyak 12 ribu butir telur telah disalurkan kepada keluarga penerima manfaat. Setiap anak memperoleh 60 butir telur setiap bulan selama enam bulan sebagai tambahan asupan protein untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Branch Manager Alfamidi Cabang Pasuruan, Deni Firmanto mengatakan, upaya mencegah stunting tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Karena itu, keberlanjutan program menjadi hal penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak penerima.

“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Melalui program ini, kami ingin memastikan anak-anak penerima manfaat mendapatkan asupan protein yang cukup untuk menunjang tumbuh kembang mereka,” ujarnya, Senin (29/6).

Pelaksanaan program juga mendapat pendampingan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas. Mereka secara rutin memantau perkembangan anak sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang.

Pendamping program dari UPT Puskesmas Kebonagung, Hapsari Widowati, mengatakan intervensi gizi melalui pemberian protein hewani menjadi salah satu langkah yang efektif membantu memperbaiki status gizi anak, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan tambahan.

“Intervensi gizi seperti ini sangat membantu, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan tambahan untuk memenuhi kebutuhan protein anak. Dengan konsumsi yang rutin dan pola makan yang baik, kami berharap progres pertumbuhan anak bisa semakin optimal,” katanya.

Di sisi lain, antusiasme para orang tua terus terlihat dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, program tersebut juga mendorong meningkatnya kesadaran keluarga akan pentingnya pemenuhan nutrisi sejak usia dini sebagai bekal tumbuh kembang yang sehat.

Pencegahan stunting memang bukan hanya soal bantuan pangan sesaat. Konsistensi pemenuhan gizi, pendampingan tenaga kesehatan, serta keterlibatan keluarga menjadi fondasi penting agar setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.