KabarBaik.co, Mojokerto – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Deklarasi Dewan Pimpinan Daerah Komisi Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Kabupaten Mojokerto di Wisata Desa Bumi Mulyo Jati, Kecamatan Dlanggu.
Menurut Gus Bupati, pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh hanya berorientasi pada kebutuhan saat ini, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan bagi generasi mendatang.
“Pembangunan dan pemanfaatan yang kita laksanakan tidak hanya mengejar hasil hari ini, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan di masa depan,” ujarnya, Senin (22/6).
Pernyataan tersebut sejalan dengan misi keempat Catur Abhipraya Mubarok yang mengedepankan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, akses sosial budaya, sekaligus pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Gus Bupati mengajak Komnas PPLH Kabupaten Mojokerto memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Kegiatan pelestarian lingkungan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono, Gus Bupati berharap Komnas PPLH dapat menjadi motor penggerak lahirnya berbagai program lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Mojokerto.
“Saya berharap Komnas PPLH Kabupaten Mojokerto dapat menjadi penggerak lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.(*)






