KabarBaik.co, Sidoarjo – Upaya meningkatkan transparansi dan ketertiban pengelolaan parkir di Sidoarjo terus digagas oleh Dinas Perhubungan (Dishub).
Salah satunya melalui usulan konsep pengawasan juru parkir (jukir) dengan memanfaatkan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik parkir.
Konsep tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk memantau aktivitas parkir sekaligus meminimalisir potensi penyalahgunaan lahan parkir oleh oknum jukir liar.
Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki menjelaskan bahwa pengawasan berbasis CCTV nantinya tidak hanya berfungsi memantau aktivitas jukir di lapangan, tetapi juga dapat membantu menghitung jumlah kendaraan yang parkir.
“Kalau sekarang ini jukir itu, kalau ada kami mungkin tertib. Tapi ketika kami tinggal, apakah menjamin mereka tertib? Enggak juga. Makanya nanti kalau ada kamera CCTV yang bisa memantau dan menghitung jumlah kendaraan, itu bisa kami gunakan sebagai alat kontrol,” ujarnya, Minggu (8/3).
Menurutnya, selama ini pengawasan terhadap jukir masih dilakukan secara manual melalui patroli petugas yang berkeliling ke sejumlah titik parkir. Cara tersebut dinilai belum maksimal karena banyaknya titik parkir yang harus dipantau.
“Misalnya setoran satu hari seratus ribu. Tapi ketika dihitung dari kamera ternyata kendaraan yang parkir bisa menghasilkan sampai sejuta rupiah, tentu itu tidak bisa. Jadi nanti akan lebih mudah dikontrol,” tambahnya.
Dengan adanya konsep pengawasan melalui CCTV tersebut, Dishub berharap pengelolaan parkir di Sidoarjo dapat berjalan lebih transparan, tertib, sekaligus menekan praktik jukir liar yang memanfaatkan lahan parkir tanpa izin.
Ke depan, konsep ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki sistem pengelolaan parkir agar lebih profesional serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna lahan parkir.(*)







