Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan Adu Banteng di Jembatan Made Lamongan

oleh -129 Dilihat
Evakuasi korban kecelakaan maut di Jembatan Made, Lamongan. (Foto: Ist)
Evakuasi korban kecelakaan maut di Jembatan Made, Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Mastrip, tepatnya di Jembatan Made, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Senin (6/7) dini hari. Insiden tabrakan adu banteng tersebut mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia.

Kabar yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S-6292-JAM yang dikendarai HRA, 16, warga Kecamatan Duduksampean, Kabupaten Gresik, melaju dari arah timur menuju barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, HRA diduga berupaya mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil lajur kanan. Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-3552-EAN yang dikendarai VAF, 16, warga Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan adu depan pun tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kedua pengendara mengalami luka berat. Keduanya sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak tertolong.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan, setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Lamongan bersama anggota Polsek Lamongan Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Petugas segera mengevakuasi korban ke rumah sakit, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan,” ujar Hamzaid.

Selain menewaskan dua orang, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta.

Hamzaid mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.

“Jangan memaksakan mendahului apabila kondisi jalan tidak memungkinkan. Manuver yang berisiko dapat berujung pada kecelakaan fatal,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin mematuhi peraturan lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan selama berkendara guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.