Gebrakan Pertama Kasat Reskrim Baru Polres Batu, Kematian Pria di Sungai Clumprit Jadi Atensi

oleh -157 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 05 at 2.22.21 PM
Kejadian di Sungai Clumprit, Kota Batu beberapa waktu lalu (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Batu – Kasat Reskrim Polres Batu yang baru menjabat AKP Zaenal Arifin langsung bergerak cepat dengan melakukan inventarisasi sejumlah perkara yang masih tertunda di lingkungan Satreskrim Polres Batu. Salah satu kasus yang menjadi perhatian utama adalah penanganan kasus penemuan mayat di Sungai Clumprit.

Zaenal menegaskan seluruh berkas perkara yang masih dalam proses penyelidikan akan segera dipelajari kembali satu per satu untuk memastikan penanganan dapat dilanjutkan secara optimal.

“Kami sudah mendapatkan informasi dari anggota bahwa ada beberapa tunggakan kasus, salah satunya kasus penemuan mayat,” ujarnya, Jumat (5/5).

Kasus tersebut berkaitan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial K, 26, warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Korban ditemukan mengapung dalam kondisi membusuk di aliran Sungai Clumprit pada November tahun lalu.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Batu. Sejumlah langkah telah ditempuh, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga pengumpulan barang bukti.

Sebanyak 46 saksi telah dimintai keterangan, mulai dari penemu pertama jasad, pihak keluarga, teman dekat korban, hingga pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kami sudah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan. Mulai olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 46 orang, hingga mencari barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini,” jelasnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan sepeda motor milik korban. Namun, temuan tersebut menimbulkan tanda tanya baru karena kendaraan ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi penemuan jasad, tepatnya di bagian hilir sungai.

Selain itu, hasil autopsi terhadap jasad korban juga telah dilakukan, namun masih menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian.

Zaenal mengungkapkan, bahwa penyelidikan menghadapi kendala utama berupa minimnya saksi yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut. Dari puluhan saksi yang diperiksa, tidak ada satu pun yang melihat maupun mendengar langsung kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kendalanya sampai saat ini belum ada saksi yang melihat atau mendengar secara langsung terkait peristiwa yang menyebabkan korban meninggal,” ungkapnya.

Selain itu, rekaman CCTV yang berhasil diperoleh penyidik hanya berasal dari lokasi lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas korban sebelum kejadian. Sementara di sekitar lokasi kejadian, tidak ditemukan kamera pengawas.

Meski menghadapi sejumlah keterbatasan, Zaenal menegaskan bahwa kasus tersebut tetap menjadi prioritas utama Satreskrim Polres Batu karena menyangkut hilangnya nyawa seseorang.

Dalam waktu dekat, kepolisian akan melakukan analisa dan evaluasi (Anev) untuk menentukan langkah lanjutan penyelidikan agar kasus tersebut dapat segera terungkap.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk membuat terang benderang peristiwa ini dengan dukungan fakta, keterangan saksi, dan alat bukti yang ada,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.