Ini Cara Pemkot Batu Melakukan Sinkronisasi Program dan Janji Kampanye Pasangan NH

oleh -512 Dilihat
IMG 20250124 WA0034

KabarBaik.co – Pemkot Batu menggelar simposium sebagai langkah awal untuk sinkronisasi program Nawa Bhakti Utama yang merupakan janji kampanye Nurochman-Heli Suyanto (NH) pada Pilkada Batu 2024 lalu. Langkah ini diharapkan janji kampanye NH selaras dengan RPJMD Kota Batu 2025-2030.

Acara bertajuk ‘Simposium Visi Misi Mbatu SAE 2025-2030’ itu dihadiri langsung oleh Nurochman, Heli Suyanto, serta Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, Sekda Zadim Effisiensi, jajaran kepala dan sekretaris OPD Pemkot Batu. Dalam paparannya, Nurochman menyampaikan bahwa Simposium Visi Misi Mbatu SAE 2025-2030 menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi bersama jajaran pejabat Pemkot Batu agar program dapat terealisasi dalam waktu lima tahun mendatang.

“Untuk lima tahun ke depan teknis nanti dari tim transisi juga dari Pemkot Batu untuk merumuskan beberapa program yang sinkron dengan rencana pembangunan daerah karena sebelum adanya RPJMD,” kata Nurochman saat berada di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Jumat (24/1).

Disoal mengenai instruksi Presiden Prabowo Subianto soal efesiensi anggaran, Nurochman menyebut bahwa nantinya akan menggunakan kreatif finance yaitu sumber penganggaran non APBD. “Kita sudah mempunyai forum CSR yang akan mengelola sumber anggaran non APBD. Salah satu contohnya yaitu program dari visi misi Batu SAE yaitu 1.000 sarjana,” jelasnya.

Menurut Nurochman, penganggaran program nantinya tidak seratus persen dari APBD. Bisa dari DPR RI yang mempunyai empati untuk membantu. “Kita kelola UKT satu bulan, 6 atau 7 kali dalam satu tahun kebutuhan itu maka bisa dibackup DPR RI untuk membantu. Jadi, salah satu kreatif finance sumber penganggaran yang akan memberikan back up secara program yang tidak semuanya berasal dari APBD,” urainya.

Heli Suyanto menambahkan bahwa pasangan NH bakal membuka komunikasi dengan masyarakat Kota Batu secara langsung. Mereka akan terbuka mendengar kelurahan masyarakat, baik melalui pemberitaan media massa, maupun pesan yang masuk dari media sosial. “Jadi HP kami on call dari masyarakat. Maka ketika ada pengaduan dari masyarakat kami minta OPD-OPD harus siap 24 jam,” jelasnya.

Heli meminta OPD di lingkungan Pemkot Batu menghilangkan ego sektoral. Dia mendorong agar OPD saling ‘nyengkuyung bareng’ seperti yang dilakukan oleh warga Kota Batu selama ini. “Dengan menghilangkan ego sektoral, maka program-program yang telah dicanangkan dapat dijalankan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai berharap pasangan Nurochman dan Heli Suyanto bisa melanjutkan program yang telah dijalankan sebelumnya. “Tentunya kita berharap bisa melanjutkan program yang bagus. Meningkatkan kesehatan masyarakat yang juga ini merupakan program dari Kota Batu. Seperti pariwisata, pertanian karena beliau berdua dari Kota Batu,” harap Aries. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.