ISSI Kota Batu Raih 4 Medali Kejurnas IFC 2024 BMX Nasional Championship di Jogjakarta

Reporter: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal
oleh -47 Dilihat
Atlet Kota Batu peraih prestasi pada Kejurnas ICF 2024 BMX National Championship 2024. (Foto: Ist/P. Priyono)

KabarBaik.co – Sebanyak empat medali berhasil diraih kontingen Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Batu. Keberhasilan tersebut diperoleh pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ICF 2024 BMX National Championship di Jogjakarta akhir pekan lalu.

Asisten pelatih AKF dan ISSI Kota Batu Dhana Filtra Gorri menyebutkan, kontingen ISSI Kota Batu berada dibawah naungan Afos Katana Family (AKF). “Perlombaan bergengsi ini berlangsung di Sirkuit BMX Youth Center, Kabupaten Sleman, Yogyakarta pada Minggu (7/7) kemarin,” kata Dhana, Rabu (10/7).

Baca juga:  Atlet NPCI Kota Batu Borong 4 Medali Emas di Ajang Peparprov Jatim

Menurut Dhana, kejurnas ini merupakan event terbesar dan paling bergengsi di tingkat nasional. Secara otomatis lawan yang dihadapi tim ISSI Kota Batu adalah lawan yang berat dan tidak main-main. ”Mereka rider terbaik di provinsi daerahnya masing-masing,” ujar Dhana.

Di ajang ini, lanjut Dhana, tim ISSI Kota Batu berhasil mengumpulkan total empat medali. Meliputi dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Adapun dua atlet yang mampu meraih medali emas yaitu Dewa Shaka Ibrahim di kategori challenge boys 9-10 tahun, dan Rahma Alya Putri Nugroho kategori challenge girls 15 tahun.

Baca juga:  Bukti Solid, PB Porbikawa Siapkan Kejurnas Karate

Kemudian, atlet yang berhasil meraih medali perak yaitu Vino Leo Sentot Trihadmojo di kategori challenge boys 15 tahun, serta Reyhan Pradipta Yudono meraih perunggu di kelas challenge boys 7-8 tahun.

”Banyak dari mereka yang berhasil melaju ke babak final atau masuk dalam 8 besar dan mencatatkan prestasi dengan meriah peringat 5, 6, 7 dan 8 terbaik di setiap kelas, walaupun akhirnya kurang beruntung dalam pertandingan final,” jelas Dhana.

Baca juga:  3 Toilet Portabel Ditambahkan di Alun-alun Kota Batu

Adaptasi cuaca yang cukup terik menjadi salah satu tantangan yang dihadapi para rider Kota Batu. Apalagi waktu persiapan juga cukup mepet. ”Rider dari provinsi atau daerah lain sudah datang dan mempelajari sirkuit satu minggu sebelum perlombaan. Perwakilan Kota Batu datang di sana hari Jumat malam dan Sabtu baru latihan sekitar tiga jam,” tandas Dhana. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.