Jadi Lumbung Padi Wilayah Kota Batu, Kades Pendem Berharap Keterlibatan Pemkot

oleh -70 Dilihat
WhatsApp Image 2024 09 08 at 12.42.06
Panen raya di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, beberapa waktu lalu. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Desa Pendem yang berada di Kecamatan Junrejo selama ini merupakan lumbung padi untuk wilayah Kota Batu. Sayangnya para petani merasakan bahwa dari pengolahan hingga hasil panen padi ternyata masih dirasa kurang maksimal.

Kepala Desa Pendem Tri Wahyuwono Effendi menyebutkan, luas hamparan pertanian padi di desanya mencapai 150 hektare lebih. Bahkan lahannya mencapai 108 hektare di luar tanaman padi. “Saat ini wilayah kami sedang melakukan pengolahan lahan dengan penanaman pertanian padi di musim kemarau,” kata Effendi, Minggu (8/9).

Effendi berharap ada kerjasama dengan Pemkot Batu dalam proses pengolahan lahan. Khususnya pengolahan lahan padi. “Harapan kami kerjasama dengan Pemkot Batu lebih maksimal terkait kendala yang dialami oleh petani serta proses di penanaman sampai dilaksanakan panen,” harap dia.

Menurut Effendi, keberhasilan dalam penanaman padi yang bernilai tinggi sangat bermanfaat bagi peningkatan ekonomi serta ketahanan pangan. Dari luas sekitar 150 hektare hamparan lahan penanaman padi di Desa Pendem, hasil panennya mencapai 5 sampai 7 ton per hektare.

Sedangkan, padi yang ditanam di antaranya jenis padi mbramo, jenis padi 805, dan jenis padi Lampung.

“Harapan kami bisa meningkatkan panen untuk tahun ini. Di situ ada perawatan, pengendalian hama, dan juga bagaimana skil kemampuan petani ini didampingi terus oleh PPL dari Pemkot Batu,” tutur Effendi.

Effendi menilai pendampingan dari Pemkot Batu sangat penting agar dilakukan pengendalian setiap kali terdeteksi gangguan hama serangga tikus burung. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.